8 Contoh Komponen Abiotik dalam Ekosistem dan Peranannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh komponen abiotik dalam ekosistem dan peranannya memberikan kesadaran untuk tidak hanya fokus pada makhluk hidup. Komponen selain makhluk hidup turut menentukan kelangsungan suatu ekosistem.
Manusia tidak akan bisa bertahan jika tidak didukung dengan lingkungan yang kondusif sebagai tempat tinggal. Tanaman tidak akan tumbuh di tempat-tempat yang sulit ditaklukkan oleh akar-akarnya.
Contoh Komponen Abiotik dalam Ekosistem dan Peranannya
Dalam ilmu biologi, ekosistem adalah suatu lingkungan yang terbentuk dari interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Dengan kata lain, ekosistem terdiri dari komponen hidup atau biotik dan komponen tak hidup atau abiotik dalam suatu tempat.
Keberadaan komponen biotik sangat dipengaruhi oleh kondisi komponen abiotik. Sebaliknya, kondisi komponen abiotik dapat dipengaruhi oleh keberadaan komponen biotik.
Berikut adalah contoh komponen abiotik dalam ekosistem dan peranannya, yang dikutip dari Seri IPA Biologi 1 SMP Kelas VII, Deswaty Furqonita (2006:102).
Udara
Udara mengandung 3 unsur yang dibutuhkan makhluk hidup, yaitu:
Nitrogen, yang mendominasi udara sebanyak 78%. Nitrogen diubah menjadi protein dan asam amino oleh tumbuhan untuk dimanfaatkan oleh manusia dan hewan.
Oksigen (21%) digunakan oleh makhluk hidup untuk bernapas.
Karbon dioksida (0,03%) diperlukan oleh tumbuhan untuk fotosintesis.
Air
80-90 % tubuh makhluk hidup berisi air. Makhluk hidup bisa bertahan lebih lama tanpa makanan daripada tanpa air. Air berperan sebagai pelarut dalam sitoplasma, tempat terjadinya reaksi kimia, menjaga tekanan osmosis dan mencegah kekeringan sel.
Tanah
Tanah merupakan tempat bagi sebagian makhluk berpijak, tinggal dan tumbuh.
Mineral
Mineral, seperti kalium, kalsium, fosfor dan natrium, berperan dalam metabolisme tubuh, menjaga keseimbangan asam basa dan mengatur fungsi fisiologis tubuh.
Cahaya Matahari
Cahaya matahari merupakan sumber energi bagi semua makhluk hidup di bumi.
pH
Derajat keasaman agar makhluk hidup bisa tumbuh adalah netral, yaitu pH 7.
Suhu
Suhu dalam suatu ekosistem bergantung pada banyaknya sinar matahari yang diserap oleh komponen dalam ekosistem tersebut. Makhluk hidup paling mudah bertahan pada suhu 27°C seperti di Indonesia.
Kelembaban
Kelembaban adalah banyaknya uap air yang berada di udara. Kelembaban menjaga agar tubuh makhluk hidup tidak mengalami penguapan yang berlebihan.
Baca juga: 15 Contoh Interaksi Predasi Makhluk Hidup
Contoh komponen abiotik dalam ekosistem dan peranannya menunjukkan bahwa komponen abiotik turut menentukan kelangsungan sebuah ekosistem. Karena itu, komponen-komponen tak hidup dari sebuah ekosistem harus diperhatikan dan dijaga. (lus)
