8 Contoh Majas Sinekdoke Pars Pro Toto dalam Kalimat Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam bahasa Indonesia dikenal berbagai jenis majas yang digunakan untuk mengungkapkan frasa dalam kalimat. Salah satu contoh majas sinekdoke pars pro toto misalnya, "Setiap kepala wajib menyetorkan uang upeti kepada pejabat (orang)."
Majas tersebut digunakan untuk mewakili seluruh bagian kelompok dengan satu frasa. Jadi, sebuah kelompok besar bisa diwakili oleh satu kata misalnya pada kata "kepala" di atas yang merujuk pada makna "orang".
Contoh Majas Sinekdoke Pars Pro Toto
Mengutip dari Majas, Idiom, dan Peribahasa Indonesia Superlengkap oleh Ainia Prihantini (2015:7), majas sinekdoke adalah majas yang menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhan, atau sebaliknya, disebut majas sinekdoke.
Salah satu jenisnya yaitu sinekdoke pars pro toto yang merupakan majas yang digunakan untuk menyebutkan nama bagian sebagai pengganti nama keseluruhan.
Contoh majas sinekdoke pars pro toto dapat dilihat dalam kalimat berikut ini.
Setiap penghuni harus mengikuti kerja bakti di lingkungan tempat tinggalnya. (Penghuni = warga)
Sebagai anak Adam, kita diberi kewajiban untuk beribadah kepada Tuhan. (Anak Adam = manusia)
Batang hidungnya sudah lama tidak terlihat, aku rindu. (Batang hidung = seseorang)
Banyak kendaraan yang bisa ikut naik ke dalam kapal laut agar bisa menyeberang ke Bali. (Kendaraan= mobil, sepeda motor, bus, truk dan lain sebagainya)
Bulan ini, aku mendapatkan penghasilan cukup banyak dari berbagai sumber. (Penghasilan = gaji, komisi, hasil dagang).
Saat beli takjil, aku mengambil dagangan penjual yang jenisnya beragam. (Dagangan = makanan, minuman, kue)
Ketika berkunjung ke SMA, aku masih menemukan warga sekolah yang sama dalam mimpiku. (Warga sekolah = guru, siswa, satpam sekolah, tukang kebun dan lain-lain)
Sherly pergi ke Jakarta untuk mewujudkan mimpinya menjadi entertainer. (Entertainer = orang yang bekerja di dunia hiburan, bisa model, penyanyi, aktor, pelawak dan sebagainya)
Baca juga: Mengenal Pengertian dan Jenis-jenis Majas dalam Bahasa Indonesia
Demikian contoh majas sinekdoke pars pro toto yang dipakai dalam pembuatan kalimat yang mewakili kelompok besar dan disederhanakan dengan penyebutan kata yang memiliki makna khusus. (IMA)
