8 Contoh Perpindahan Kalor Secara Konduksi dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh perpindahan kalor secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari bisa dengan mudah ditemukan. Contohnya seperti melelehnya mentega ketika diletakkan di wajan yang panas, menyetrika baju, dan lain-lain.
Pada konduksi perpindahan energi panas (kalor) tidak diikuti dengan zat perantaranya atau bisa disebut sebagai perpindahan kalor secara hantaran. Pada peristiwa ini yang berpindah hanya energi kalornya saja.
Apa itu Perpindahan Kalor Secara Konduksi?
Perpindahan kalor dapat didefinisikan sebagai suatu proses berpindahnya suatu energi panas (kalor) dari satu daerah ke daerah lain akibat adanya perbedaan temperatur pada daerah tersebut.
Dikutip dalam buku Cara Cepat & Mudah Menguasai Fisika SMP oleh Hendri Hartanto, S.Pd (2013:97) konduksi adalah perpindahan kalor melalui suatu benda tanpa disertai perpindahan partikel benda.
Umumnya perpindahan kalor secara konduksi terjadi pada zat padat. Zat yang bisa menghantarkan kalor dengan baik dinamakan konduktor, sedangkan zat yang sulit menghantarkan kalor dinamakan isolator.
Contoh Perpindahan Kalor Secara Konduksi
Konduksi terjadi karena panas merambat melalui partikel-partikel benda padat tanpa adanya pertukaran zat. Pada perpindahan kalor secara konduksi, kalor akan berpindah dari benda bersuhu tinggi menuju benda yang suhunya lebih rendah.
Dikutpip dalam buku Arif Cerdas Untuk Sekolah Dasar Kelas 5 oleh Christiana Umi (2019:223), contoh perpindahan panas secara konduksi yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari yaitu sebagai berikut:
Memegang wajan panas dan tangan melepuh.
Pada saat masak, ujung spatula yang dipegang akan terasa panas walaupun ujungnya tidak bersentuhan dengan api kompor.
Saat membuat teh dan memegang salah satu ujung sendok yang dimasukkan kedalam air panas, lama kelamaan ujung sendok yang dipegang juga akan terasa panas.
Tangan merasa panas saat memegang kawat logam kembang api yang sedang menyala.
Knalpot akan panas ketika mesin motor dihidupkan.
Mentega akan meleleh ketika diletakkan di wajan yang tengah dipanaskan.
Tutup panci terasa panas saat panci digunakan untuk memasak.
Ketika setrika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalir melalui elemen pemanas. Panas dari elemen akan berpindah ke bagian alas besi setrika yang tebal.
Baca juga: 8 Contoh Lembaga Agama di Indonesia beserta Fungsinya
Demikian ulasan mengenai 8 contoh perpindahan kalor secara konduksi dalam kehidupan sehari-hari. Perlu diingat bahwa persitiwa konduksi yang berpindah hanya energi kalornya saja sedangkan zat perantaranya tidak ikut berpindah. (MRZ)
