8 Contoh Suhu dan Kalor beserta Perbedaannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari cukup banyak di temukan contoh suhu dan kalor. Suhu dan kalor adalah dua hal yang berbeda. Suhu adalah ukuran yang menyatakan tingkat energi panas tersimpan dalam suatu benda yang memiliki suhu panas.
Sedangkan kalor adalah salah satu bentuk energi yang bisa berpindah dari benda dengan suhu yang lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah.
Contoh Suhu dan Kalor
Berdasarkan buku Ajar Fisika: Suhu & Kalor, Listrik Statis, dan Listrik, Anggun Wulandari, S.Si., M.Pd., Ino Angga Putra, S.Pd., M.Pd., Ismi Maulidatur Rizqi (2023) , suhu adalah suatu besaran yang menunjukkan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda.
Contoh suhu dalam kehidupan sehari-hari yaitu:
Suhu tubuh manusia biasanya antara 35°C sampai 37,5°C.
Pada es krim biasanya bisa dijumpai suhu rendah yang berkisar 0°C hingga -10°C.
Di luar negeri suhu pada musim dingin bisa mencapai -10°C hingga -20°C
Umumnya di musim panas suhu udara bisa mencapai 30°C hingga 40°C.
Sedangkan kalor ialah energi yang bisa berpindah dari benda dengan suhu yang lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah jika keduanya dipertemukan atau bersentuhan. Dua benda yang memiliki suhu yang berbeda ketika dipertemukan maka akan muncul kalor yang mengalir atau berpindah.
Contoh kalor dalam kehidupan sehari-hari seperti:
Ketika memengang cangkir teh yang baru saja diseduh dengan air panas, maka tangan pun akan merasakan panas. Ini terjadi karena kalor tersebut bergerak dari tangan dengan adanya konduksi.
Begitu pula dalam proses memasak makanan. Panas dari api saat memasak maka wajan akan mengalami konduksi, kemudian kalor dari wajan tersebut berpindah ke masakan melalui konveksi.
Saat upacara sekolah di bawah sinar matahari akan merasa panas. Ini terjadi lantaran radiasi matahari mengalirkan energi berupa kalor ke bumi.
Saat memanaskan benda tajam yang terbuat dari besi untuk membentuk benda dari plastik.
Perbedaan Suhu dan Kalor
Bagaimana dengan perbedaan keduanya? Perbedaan Suhu dan Kalor dapat dipahami dari kelima hal di bawah ini.
Suhu dapat diukur secara langsung menggunakan alat ukur termometer. Prinsip kerja termometer memanfaatkan sifat fisis benda atau zat akibat perubahan suhu. Sementara kalor tidak dapat diukur tapi dihitung. Kalor dipengaruhi oleh jenis benda, wujud benda, massa benda hingga perubahan suhu pada benda.
Suhu bisa bernilai negatif (minus) tapi kalor tak bisa bernilai negatif (minus).
Sebenarnya kalor bersifat kualitatif, terasa namun tak dapat dihitung. Sedangkan suhu bersifat kuantitatif atau dapat dihitung.
Kalor adalah energi panas, sedangkan suhu merupakan tingkat, derajat energi panas.
Ada 3 cara perpindahan tenaga panas atau kalor, yaitu secara hantaran (konduksi), penyinaran (radiasi), atau aliran (konveksi) sedangkan jenis skala pengukuran suhu yang dikenal dalam ilmu sains, yaitu Celcius, Reamur, Fahrenheit, dan Kelvin.
Baca Juga : 2 Pengaruh Kalor terhadap Perubahan Suhu Suatu Benda
Demikian pengertian dan contoh dari suhu dan kalor yang bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. (NDA)
