8 Pertanyaan Untuk Calon Ketua BEM Kampus

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Organisasi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) setiap tahunnya melakukan pergantian kepengurusan, seperti pergantian ketua BEM yang dilakukan melalui pemira. Sehingga sebagai audiens, penting untuk mengetahui pertanyaan untuk calon ketua BEM ketika mengikuti acara debat.
BEM menjadi lembaga eksekutif pada tingkat perguruan tinggi, baik pada tataran universitas maupun fakultas. Di dalam lingkungan kampus, terdapat berbagai organisasi yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk dapat belajar di luar hal yang sifatnya akademis.
Penjelasan Pengertian BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)
Mengutip dari buku Membumikan Pendidikan Akhlak Konsep, Strategi, dan Aplikasi, Saiful (2023:96), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah lembaga kemahasiswaan yang bertugas untuk menjalankan organisasi yang mirip dengan pemerintahan (lembaga eksekutif).
Di mana organisasi tersebut dipimpin oleh ketua presiden BEM dan dipilih melewati Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) disetiap tahun. Organisasi tersebut mempunyai posisi resmi pada lingkungan kampus, serta mendapatkan dana untuk berbagai kegiatan kemahasiswaan dari kampus.
Organisasi kemahasiswaan dalam kampus memiliki beberapa fungsi sebagai wahana dan sarana di antaranya, yaitu:
Menjadi perwakilan dari mahasiswa intra kampus dalam menampung dan menyalurkan berupa aspirasi mahasiswa.
Membuat berbagai program kerja dan kegiatan yang berkaitan dengan kemahasiswaan.
Dijadikan sebagai alat komunikasi antar mahasiswa.
Pengembangan yang sifatnya intelektual, selanjutnya pengembangan bakat dan minat, organisasi, pelatihan keterampilan, serta mengenai manajemen dan kepemimpinan mahasiswa.
Kumpulan Pertanyaan Untuk Calon Ketua BEM
Sebagai audiens pertanyaan untuk calon ketua BEM harus berbobot dan kritis, agar dapat mengetahui kualitas dari setiap calonnya ketika mengikuti debat. Adapun beberapa contoh pertanyaannya, sebagai berikut.
“Menurut kamu, bagaimanakah hubungan antara BEM, jurusan, fakultas, dan rektorat yang seharusnya dilakukan?”
“Jika kamu terpilih menjadi ketua BEM, bagaimanakah cara kamu dapat menyeimbangkan antara tanggung jawab sebagai ketua BEM dan kewajiban menjadi mahasiswa?”
“Dalam melakukan pengelolaan mengenai anggaran dan sumber daya BEM, bagaimana cara kamu mengelolanya dengan cara yang efektif dan juga efisien?”
“Jika kamu terpilih menjadi ketua BEM, bagaimana cara kamu untuk dapat melakukan peningkatan potensi dan kinerja dari anggota BEM secara optimal?”
“Jika suatu saat terjadi konflik antara BEM dengan organisasi intra mahasiswa lainnya, seperti himpunan jurusan, UKM, atau senat. Bagaimana cara kamu mengatasi konflik tersebut?”
“Bagaimanakah usaha kamu dalam menjaga hubungan yang baik dengan pihak luar kampus, seperti alumni, media, ataupun masyarakat?”
“Dalam berjalannya waktu, bisa saja pada BEM terjadi suatu masalah yang sifatnya kompleks dan multidimensi. Untuk itu bagaimanakah cara kamu mengatasi masalah tersebut?”
“Apa yang menjadi motivasi terbesar dalam diri kamu ataupun alasan kuat kamu untuk ingin menjadi ketua BEM”?
Baca Juga: 2 Contoh Proposal Pemilihan Ketua OSIS yang Benar
Beberapa pertanyaan untuk calon ketua BEM kampus yang sudah dijelaskan dapat digunakan audiens dalam memberikan pertanyaan ketika mengikuti debat calon ketua BEM. Tujuannya agar tidak salah dalam memilihnya dan dapat mengetahui yang mempunyai kualitas baik. (PAM)
