Konten dari Pengguna

8 Teknik Dasar Pencak Silat beserta Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik dasar pencak silat. Sumber: Pixabay/AgusTriyanto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik dasar pencak silat. Sumber: Pixabay/AgusTriyanto

Pencak silat merupakan cabang olahraga khas Indonesia yang berakar pada adat istiadat beberapa daerah yang memiliki teknik dasar dalam melakukannya. Salah satu teknik dasar pencak silat, yaitu teknik kuda-kuda.

Peranan pencak silat adalah sebagai sarana dan prasarana untuk menghindarkan manusia dari bahaya atau bencana serta sarana prasana membentuk manusia yang sehat, kuat, tangkas, terampil sabar, kesatria, dan percaya diri.

Teknik Dasar Pencak Silat

Ilustrasi teknik dasar pencak silat. Sumber: Pixabay/AgusTriyanto

Gerak dasar pencak silat adalah suatu gerak terencana, tearah, terkoordinasi dan terkendali, yang mempunyai 4 aspek sebagai satu kesatuan, yaitu aspek mental spiritual, aspek bela diri, aspek olahraga, dan aspek seni budaya.

Dalam buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 5 PJOK, Nidaul Janah (2021:32-35), teknik dasar pencak silat yaitu kuda-kuda, sikap pasang, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, guntingan, dan kuncian. Adapun penjelasannya sebagai berikut.

1. Kuda-Kuda

Kuda-kuda adalah suatu posisi kaki menapak untuk memperkuat posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan oleh lawan, serta untuk menahan dorongan dari lawan dan menjadi dasar titik tolak serangan. Di dalam pencak silat ada 6 jenis kuda-kuda, yaitu

  • Kuda-Kuda Tengah

Kuda-kuda ini dilakukan dengan membuka dan menekuk kedua lutut dengan tumpuan berat badan berada di tengah.

  • Kuda-Kuda Depan

Kuda-kuda jenis ini dibentuk dengan posisi kaki bagian depan ditekuk dengan telapak kaki lurus mengarah ke depan dan kaki yang belakang lurus. Kuda-kuda ini menumpukan berat badan di kaki depan.

  • Kuda-Kuda Belakang

Pada kuda-kuda belakang berat badan bertumpu pada kaki belakang. Tumit yang dipakai sebagai tumpuan tegak dengan panggul. Badan agak condong ke depan. Kaki depan dijinjit dengan menapak tumit atau ujung kaki.

  • Kuda-Kuda Samping

Kuda-kuda ini dilakukan dengan cara satu kaki detekuk dan kaki yang lain lurus ke samping, berat badan pada kaki yang ditekuk, bahu sejajar atau segaris dengan kaki.

  • Kuda-Kuda Silang Depan

Kuda-kuda ini dibentuk dengan menginjak satu kaki ke depan atau ke belakang kaki yang lain, berat badan ditumpukan pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu atau ujung jari kaki.

  • Kuda-Kuda Silang Belakang

Kuda-kuda dengan salah satu kaki berada di belakang dengan keadaan menyilang dan kaki ditumpukan ke belakang, badan tetap lurus agar tidak jatuh saat melakukan gerakan tersebut.

2. Sikap Pasang

Seorang pesilat harus siap menghadapi lawan baik dalam keadaan akan menyerang maupun bertahan. Sikap tersebut dinamakan sikap pasang. Ada 4 sikap pasang dalam pencak silat, yaitu

  • Pasang satu, yaitu sikap pasang dengan posisi badan tegak dan kedua tangan di samping dalam keadaan siap silat dan kedua kaki dibuka selebar bahu.

  • Pasang dua, yaitu sikap pasang dengan badan tetap pada posisi tegak, kaki dibuka selebar bahu, kedua tangan mengepal dan sejajar dengan pinggang.

  • Pasang tiga, yaitu sikap pasang dengan badan pada posisi tegak lurus, kaki dibuka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata, dan posisi menyilang dengan tangan terbuka.

  • Pasang empat, yaitu sikap pasang dengan kaki dibuka selebar bahu, tangan diangkat sejajar mata, dengan posisi menyilang dan tangan mengepal.

3. Pola Langkah

Pola langkah merupakan perubahan injakan kaki dari suatu tempat ke tempat lainnya. Ada 7 sikap yang perlu dilatih sampai seseorang bisa menguasainya dengan baik, yaitu

  • Pola langkah lurus, yaitu pola yang membentuk garis lurus, baik langkah maju maupun langkah mundur.

  • Pola langkah segi empat, yaitu pola langkah yang membentuk segi empat dengan cara kombinasi kuda-kuda tengah, samping, dan belakang.

  • Pola langkah ladam atau huruf U, yaitu pola langkah yang diawali sikap tegap kemuadian membentuk huruf U.

  • Pola langkah zig-zag, yaitu pola yang membentuk mata gergaji.

  • Pola langkah bentuk S, yaitu pola langkah yang membentuk huruf S dengan cara menggeser kaki kanan ke arah berat badan, diikuti kaki kiri, begitu seterusnya mengikuti titik-titik hingga membentuk huruf S.

  • Pola langkah segitiga, yaitu pola langkah yang membentuk segitiga.

  • Pola langkah segi empat silang.

4. Pukulan

Pukulan merupakan usaha yang dilakuakan baik dalam menyerang atau bertahan dengan menggunakan lengan tangan. Jenis-jenis pukulan dalam pencak silat, yaitu pukulan lurus, pukulan tegak, pukulan bandul, dan pukulan melingkar.

5. Tendangan

Tendangan adalah serangan dengan menggunakan tungkai atau kaki. Adapun bagian kaki yang digunakan, yaitu punggung kaki, telapak kaki, ujung kaki, tumit, sisi kaki (pisau kaki), dan pergelangan kaki.

Tendangan dalam olahraga pencak silat terdapat 4 macam, yaitu tendangan A, tendangan C atau sabit, tendangan T, dan tendangan melingkar.

6. Tangkisan

Tangkisan merupakan usaha pertahanan dari setiap serangan lawan, baik berupa tendangan maupun pukulan. Ada 4 jenis tangkisan, yaitu

  • Tangkisan dalam, yaitu tangkisan yang dilakukan dengan menggerakkan tangan dari luar ke arah dalam sejajar dengan bahu.

  • Tangkisan luar, yaitu tangkisan yang membuang tendangan atau pukulan lawan ke arah kiri maupun kanan.

  • Tangkisan atas, yaitu tangkisan yang dilakukan untuk melindungi kepala dari serangan lawan. Gerakannya yakni membentuk tangan dalam posisi siku dan mengayunkannya dari bawah ke atas.

  • Tangkisan bawah, yaitu tangkisan ini berfungsi untuk melindungi kemaluan, caranya dengan menyilangan tangan seprti huruf X dengan jari terbuka tetapi rapat dan mengayunkannya dari atas ke bawah.

7. Guntingan

Guntingan adalah gerakan menjatuhkan lawan yang dilakukan dengan menjepit kedua tungkai kaki pada sasaran leher, pinggang atau tungkai lawan sehingga lawan terjatuh. Guntingan terdiri atas guntingan luar dan guntingan dalam.

8. Kuncian

Kuncian merupakan teknik melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh.

Baca juga: 5 Rekomendasi Jenis Olahraga Bela Diri yang Bisa Jadi Pilihan

Dengan mengetahui teknik dasar pencak silat yang telah dijelaskan di atas, diharapkan pembaca dapat mempelajari dan mempraktikkkannya. Semoga berhasil. (MRZ)