9 Contoh Hewan Berdarah Dingin dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hewan terdiri dari beragam jenis dan kelompok. Termasuk Indonesia yang memiliki jenis hewan yang beragam dan tersebar di bergai wilayah. Begitu juga dengan hewan-hewan yang termasuk dalam kelompok hewan berdarah dingin. Contoh hewan berdarah dingin adalah ular dan kura-kura.
Namun, sering kali masyarakat tidak mengerti definisi dan jenis hewan berdarah dingin. Untuk itu, perlu adanya penjelasan mengenai hewan berdarah dingin atau Poikiloterm beserta contoh hewannya.
Contoh Hewan Berdarah Dingin
Dikutip dari buku Segala Sesuatu Tentang Makhluk Hidup, Azzurrino Riski (2018:38) hewan berdarah dingin atau Poikiloterm merupakan hewan yang suhu tubuhnya sama dengan suhu lingkungan sekitarnya.
Suhu tubuh pada hewan berdarah dingin dipengaruhi oleh lingkungan. Saat lingkungan berada dalam kondisi panas maka mereka suhu hewan Poikiloterm juga ikut panas. Begitu juga sebaliknya, ketika suhu lingkungan dingin maka akan dingin.
Hanya saja hewan berdarah dingin tidak bisa menyesuaikan suhu tubuhnya secara cepat. Selain itu juga terdapat ambang batas suhu tubuh agar kestabilan tubuh hewan berdarah dingin tetap terjaga.
Kondisi itu membuat hewan berdarah dingin tidak mampu hidup di lingkungan dengan suhu ekstrem. Hewan berdarah dingin mampu hidup secara stabil pada suhu sekitar 5-10 derajat celcius sampai dengan 35- 40 derajat celcius.
Dari penjelasan di atas, berikut ini contoh hewan berdarah dingin yang bisa menjadi tambahan informasi mengenai pengelompokan hewan berdarah dingin.
Kadal
Buaya
Komodo
Kura-kura
Semua Spesies Ikan
Beberapa Spesies Penyu
Katak dan Salamander
Hewan Krustasea seperti udang dan kepiting
Ciri-ciri Hewan Berdarah Dingin
Dari contoh hewan berdarah dingin di atas, kelompok hewan berdarah dingin memiliki ciri-ciri tersendiri. Berikut ini ciri-ciri hewan berdarah dingin.
Pergerakan yang gesit
Hewan berdarah dingin memiliki pergerakan yang gesit dan cepat untuk menjangkau daerah guna menemukan suhu lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Tidak bisa beraktivitas saat cuaca dingin
Hewan berdarah dingin kebanyakan tidak mampu beraktivitas di cuaca dingin. Hal tersebut diakibatkan karena sulit untuk menghangatkan tubuh dengan baik.
Dapat bertahan hidup meski tidak makan berhari-hari
Hewan berdarah dingin mampu tidak makan berhari-hari karena fisiknya yang sangat kuat. Hewan berdarah dingin juga mampu menyimpan cadangan makanan di dalam tubuhnya.
Bisa mengganti kulit
Hewan berdarah dingin mampu mengganti kulitnya yang rusak dan berfungsi untuk meremajakan kulit mereka.
Baca juga: Hewan Amfibi: Pengertian, Ciri-ciri dan Contohnya
Demikian contoh hewan berdarah dingin beserta ciri-cirinya. Semoga bisa menambah informasi dan pengetahuan dalam pengklasifikasian hewan yang ada di Indonesia. (RFL)
