9 Contoh Isoelektron, Isotop, Isobar dan Isoton dalam Kimia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh isoelektron, isotop, dan isoton merupakan bahan belajar untuk memahami salah satu materi dalam pelajaran kimia. Pelajaran kimia membutuhkan banyak waktu untuk mempelajari unsur-unsur yang beragam.
Meski ada beberapa bantuan, misalnya menggunakan tabel periodik, tapi tetap diperlukan pemahaman tentang teori-teori yang bersangkutan. Pemahaman tersebut akan dipermudah dengan contoh-contoh.
Contoh Isoelektron, Isotop, Isobar dan Isoton
Dikutip dari Kimia 1A Sekolah Menengah Atas Kelas Semester Pertama, Parning dan Kawan-kawan (2007:47), atom tersusun dari elektron dan inti atom. Inti atom tersebut tersusun dari proton yang bermuatan positif dan neutron yang tidak bermuatan atau netral.
Jumlah proton dan neutron menjadi nomor massa dari inti atom. Dua atom atau lebih bisa saja memiliki jumlah proton, nomor massa, jumlah neutron atau jumlah elektron yan sama.
Berikut adalah contoh isoelektron, isotop, isobar, dan isoton tersebut.
1. Isotop
Isotop adalah atom-atom yang mempunyai nomor atom sama, tapi mempunyai nomor massa berbeda. Dengan kata lain, isotop memiliki jumlah proton yang sama dan jumlah neutron yang berbeda.
Contoh:
Isotop atom klorin:
³⁵₁₇Cl ↔ proton = 17, neutron = 18, elektron = 17.
³⁷₁₇Cl ↔ proton = 17, neutron = 20, elektron = 17.
Isotop atom karbon
¹²₆C ↔ proton = 6, neutron = 6, elektron = 6.
¹³₆C ↔ proton = 6, neutron = 7, elektron = 6.
¹⁴₆C ↔ proton = 6, neutron = 8, elektron = 6.
2. Isobar
Isobar adalah atom-atom yang nomor atom atau unsurnya berbeda tapi nomor massanya berbeda.
Contoh atom-atom yang isobar:
¹⁴₇N dan ¹⁴₆C.
²⁴₁₁Na dan ²⁴₁₂Mg.
3. Isoton
Isoton adalah atom-atom dari unsur yang berbeda, tapi jumlah neutronnya sama.
Contoh atom-atom yang isoton:
³¹₁₅P dan ³²₁₆S.
⁴⁰₂₀C dan ³⁹₁₉K.
4. Isoelektron
Isoelektron adalah atom-atom dari unsur yang berbeda tapi jumlah elektronnya sama.
Contoh atom-atom dengan jumlah elektron sama:
²⁷₁₃Al³⁺ ↔ proton = 13, neutron = 14, elektron = 10.
¹⁶₈O²⁻ ↔ proton = 8, neutron = 8, elektron = 10.
²⁷₁₃Al³⁺ ↔ proton = 13, neutron = 14, elektron = 10.
²⁰₁₀Ne ↔ proton = 10, neutron = 10, elektron = 10.
¹⁶₈O²⁻ ↔ proton = 8, neutron = 8, elektron = 10.
²⁰₁₀Ne ↔ proton = 10, neutron = 10, elektron = 10.
Baca juga: 15 Contoh Unsur Senyawa dalam Kimia
Itulah contoh isoelektron, isotop, isobar, dan isoton sebagai bahan belajar Kimia. Jumlah muatan-muatan dan nomor-nomor massa di atas akan membantu pemahaman tentang teori-teori penyusun atom. (lus)
