Konten dari Pengguna

9 Contoh Tembung Sesulih dalam Bahasa Jawa beserta Artinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh tembung sesulih. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh tembung sesulih. Foto: Pixabay.

Tembung sesulih merupakan bahasa Jawa yang digunakan oleh banyak orang. Tembung sesulih sendiri mempunyai arti sebagai susunan kata yang bisa dijadikan sebuah kalimat dalam sebuah percakapan. Ada beberapa contoh tembung sesulih yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh dari tembung sesulih atau susunan kata dalam bahasa Jawa, yaitu kata "aku" diganti menjadi "kowe". Kata tersebut sering dijumpai dalam sebuah percakapan, baik percakapan secara lisan maupun percakapan di dalam sebuah tulisan.

Contoh Tembung Sesulih

Ilustrasi contoh tembung sesulih. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Proyek Keterampilan Menulis Berbahasa Jawa, Endang Sri Maruti, ‎Winda Ayu Cahya Fitriani (2022:45), tembung dalam bahasa Indonesia adalah kata. Berdasarkan jenis kata dalam bahasa Jawa terdapat sepuluh macam kata yang perlu diketahui.

Salah satunya, yaitu tembung sesulih atau kata ganti. Dalam penulisannya pun cukup mudah dan bisa dimengerti.

Contoh dari kata tembung sesulih yaitu ibu, ku, mu dan lain sebagainya. Agar lebih paham mengenai tembung sesulih yang ada dalam bahasa Jawa, berikut beberapa contoh kalimat beserta artinya.

  1. Sapa sing sregep sekolah, bakale dadi song sukses.

    (Barang siapa yang rajin sekolah, akan menjadi orang sukses.)

  2. Wong sing nggawa kayu kui pernah nulingi awake dewe.

    (Orang yang membawa kayu itu pernah membantu kita.)

  3. Swara kang muni kaya "cicit-cicit" kui swara tikus.

    (Suara yang berbunyi seperti "cicit-cicit" itu adalah suara tikus.

  4. Aku ramudeng uwong sing njipuk klambimu wingi sore.

    (Aku tidak tahu orang yang mengambil bajumu kemarin sore.)

  5. Lare ingkang ngagem kaos petak menika asmanipun Atha.

    (Anak yang mengenakan kaos berwarna putih itu adalah Atha.)

  6. Mulane sregepa sinau ben iso dadi kebanggan wong tuwa.

    (Makanya rajinlah belajar supaya bisa menjadi kebanggaan orang tua.)

  7. Pulpen sing daktuku wingi tak silih sedilit, ya?

    (Bolpoin yang kamu beli kemarin aku pinjam sebentar, ya?)

  8. Kula mboten ngertos ingkang ndamel teh menika.

    (Saya tidak tahu yang membuat teh itu.)

  9. Koe kudu paham bab kang arep ditakonke ibu guru.

    (Lamu harus paham sesuatu yang akan ditanyakan ibu guru.)

Baca Juga: 6 Rekomendasi Destinasi Candi di Jawa Tengah

Itu dia contoh tembung sesulih dalam bahasa Jawa yang dijadikan kalimat beserta artinya. Semoga contoh-contoh tersebut dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran. (LFP)