Konten dari Pengguna

9 Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 148 Kurikulum Merdeka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kunci jawaban bahasa indonesia kelas 9 halaman 148 kurikulum Merdeka. Sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunci jawaban bahasa indonesia kelas 9 halaman 148 kurikulum Merdeka. Sumber: www.pexels.com

Puisi merupakan salah satu karya sastra yang memiliki makna dan menggambarkan berbagai perasaan manusia. Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 148 Kurikulum Merdeka akan membahas puisi Perahu Kertas karya Sapardi Djoko Damono sebagai bagian pembelajaran karya sastra untuk para siswa.

Menurut buku Inobel: Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia, Retno Kurniawati, S.Pd (2019:70), puisi adalah karangan kesusastraan yang berbentuk sajak (syair, pantun dsb.). Menurut H. B. Jassin (1953 : 35) mengenai puisi ini dalam pandangannya diungkapkan dengan singkat bahwa puisi adalah pengucapan dengan perasaan.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 148 Kurikulum Merdeka sebagai Pengenalan Karya Sastra

Ilustrasi kunci jawaban bahasa indonesia kelas 9 halaman 148 kurikulum Merdeka. Sumber: www.pexels.com

Karya puisi yang ditulis oleh seorang penyair itu merupakan sebuah ucapan penyair yang datang dari perasaannya kemudian tertulis pada puisinya. Setiap kata yang dipilih mencerminkan emosi, pemikiran, dan pengalaman yang ingin disampaikan kepada pembaca, sehingga puisi menjadi sarana ekspresi yang mendalam dan penuh makna.

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah, puisi dikenalkan agar siswa dapat memahami keindahan bahasa, mengasah kepekaan terhadap makna kata, serta mampu mengekspresikan perasaan dan gagasan mereka melalui tulisan yang kreatif dan bermakna.

Seperti kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 148 Kurikulum Merdeka hingga halaman 150 di bawah ini yang dapat digunakan untuk latihan soal tentang teks laporan analisis puisi “Perahu Kertas”.

Judul Puisi: Perahu Kertas

Karya: Sapardi Djoko Damono

Waktu masih kanak-kanak, kau membuat

perahu kertas dan kaulayarkan di tepi kali

Alirnya sangat tenang, dan perahumu

bergoyang menuju lautan

"Ia akan singgah di bandar-bandar besar,"

kata seorang lelaki tua

Kau sangat gembira, pulang dengan berbagai

gambar warna-warni di kepala

Sejak itu kau pun menunggu kalau-kalau ada kabar

dari perahu yang tak pernah lepas dari rindumu itu

Akhirnya kaudengar juga pesan si tua itu, Nuh, katanya,

"Telah kupergunakan perahumu itu dalam sebuah banjir besar

dan kini terdampar di sebuah bukit."

Laporan Analisis Puisi

1. Apa judul puisi di atas dan siapakah penulisnya?

Jawaban:

Puisi ini berjudul Perahu Kertas dan ditulis oleh Sapardi Djoko Damono.

2. Jelaskan makna judul puisi “Perahu Kertas”!

Jawaban:

  • Menggambarkan tingkat kepercayaan seseorang kepada Tuhan dengan sikap tulus dan ikhlas.

  • Melambangkan keteguhan seorang anak dalam menanti kabar tentang perahu Nuh yang diyakini akan menyelamatkan semua makhluk hidup dari bencana besar.

3. Apa majas yang digunakan pada puisi di atas?

Jawaban:

Puisi ini menggunakan majas personifikasi, yaitu:

  1. Perahu terlihat bergoyang seolah-olah memiliki kehidupan.

  2. Perahu diibaratkan sebagai sesuatu yang dapat singgah di berbagai tempat.

  3. Perahu digambarkan sebagai sesuatu yang dirindukan layaknya seorang sahabat atau kerabat.

4. Sebutkan kata yang tidak dipahami!

Jawaban:

  • Bandar: Merujuk pada tempat perahu berlabuh.

  • Terdampar: Bermakna hanyut dan akhirnya terhempas ke daratan.

5. Jelaskan apa saja keterkaitan puisi dengan pengetahuan?

Jawaban:

Puisi ini berkaitan dengan kisah Nabi Nuh dalam ajaran Islam. Dalam sejarahnya, Nabi Nuh a.s. membangun sebuah kapal besar atas perintah Allah Swt untuk menyelamatkan umat yang beriman serta makhluk hidup lainnya sebelum datangnya banjir besar.

Namun, banyak orang yang tetap menolak ajakan Nabi Nuh hingga akhirnya tenggelam dalam bencana tersebut.

6. Cobalah untuk parafrasa beberapa baris dari puisi “Perahu Kertas”

Jawaban:

  • Teks asli: "Alirnya sangat tenang, dan perahumu bergoyang menuju lautan."

    Parafrasa: Arus sungai yang tenang membuat perahumu melaju perlahan ke arah lautan.

  • Teks asli: "Kau sangat gembira, pulang dengan berbagai gambar warna-warni di kepala."

    Parafrasa: Kau merasa bahagia dan pulang dengan berbagai imajinasi yang menarik dalam benakmu.

  • Teks asli: "Dari perahu yang tak pernah lepas dari rindumu itu."

    Parafrasa: Sejak saat itu, kau terus menantikan kabar dari perahu yang selalu kau ingat.

7. Kapan latar waktu dan tempat yang disebutkan pada puisi tersebut?

Jawaban:

Puisi Perahu Kertas ditulis pada tahun 1980-an, di era Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto.

  • Pada masa itu, kebebasan pers sangat dibatasi, sehingga kritik terhadap pemerintahan sulit dilakukan.

  • Berbagai aksi kekerasan terjadi untuk menekan pihak-pihak yang menentang sistem pemerintahan saat itu.

8. Sebutkan latar belakang penulis!

Jawaban:

Sapardi Djoko Damono adalah seorang penyair terkenal di Indonesia. Ia lahir pada tahun 1940 dan meninggal dunia pada tahun 2020. Sepanjang hidupnya, ia aktif menulis berbagai puisi yang memiliki makna mendalam serta gaya bahasa yang khas.

9. Berikan kesimpulan dari makna puisi “Perahu Kertas”!

Jawaban:

Puisi ini menyampaikan pesan tentang harapan dan cita-cita yang ingin diraih. Perahu kertas dalam puisi ini melambangkan impian yang dilepaskan menuju masa depan, dengan harapan suatu saat akan mendapatkan kabar baik tentang perjalanannya.

Itulah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 148 Kurikulum Merdeka hingga halaman 150 tentang teks laporan analisis puisi "Perahu Kertas". Analisis ini diharapkan membantu siswa dalam mengapresiasi sastra serta memahami pesan moral yang terkandung dalam karya sastra Indonesia. (VAN)

Baca juga: 10 Latihan Soal UTS Bahasa Indonesia Kelas 4 Semester 2 serta Kunci Jawabannya