Aksi Nyata Topik 3 Filosofi Pendidikan Indonesia PPG Prajabatan

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aksi nyata topik 3 filosofi pendidikan merupakan dokumen reflektif yang wajib dibuat oleh mahasiswa pendidikan profesi guru (PPG). Tujuannya, yaitu untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai nilai-nilai dan identitas Indonesia dalam pembelajaran.
Laporan aksi nyata topik 3 dapat berupa implementasi dari kegiatan yang telah dilakukan. Tentunya, penerapan kegiatan tersebut juga perlu dibuat secara sistematis dan aplikatif sesuai dengan setiap topik yang diujikan.
Aksi Nyata Topik 3 Filosofi Pendidikan
Aksi nyata FPI (filosofi pendidikan Indonesia) merupakan salah satu bentuk penugasan program PPG prajabatan. Hasil aksi nyata ini umumnya dituangkan dalam dokumen tertulis dalam format PDF.
Melalui aksi nyata, calon guru profesional dapat semakin meningkatkan kompetensi pengajaran dan adaptif, serta tetap berpedoman terhadap filosofi budaya Indonesia.
Maka agar memudahkan dalam penyusunannya, inilah contoh aksi nyata topik 3 FPI yang dikutip dari dari akun YouTube Arya Rifan Syah, judul video Aksi Nyata Topik 3 Filosofi Pendidikan Indonesia (2024) sebagai sumber referensi.
Aksi Nyata Topik 3 PPG Prajabatan
1. Mengobservasi secara kritis tanda dan simbol yang ada di ekosistem sekolah dan proses pembelajaran tentang penghargaan dan penghayatan terhadap kebhinekatunggalikaan.
2. Mahasiswa menuliskan secara kritis bagaimana penghayatan nilai-nilai Pancasila yang ada di sekolah menguatkan identitas manusia Indonesia.
Jawaban:
1. Pada saat Ini saya melakukan PPL. Di SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Berikut ini pemaparan hasil observasi mengenai tanda dan symbol yang ada di SMAN 13 Bandar Lampung:
- Setelah bel masuk siswa melakukan pembiasaan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian disusul dengan pembacaan doa sebelum belajar. Hal tersebut selalu dilakukan selama setiap hari, dan untuk hari Jumat siswa membaca surat Yasin dan dilanjutkan dengan literasi.
- Di setiap ruang baik ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang siswa dan ruang perpustakaan terdapat symbol gambal burung garuda, symbol gambal tulisan Pancasila, symbol gambar Presiden dan juga Wakil Presiden. Hal ini menunjukkan bahwa di lembaga tersebut sudah menjunjung tinggi lambang negara kita yang menjadi pedoman untuk bersikap.
2. Berikut makna dan bentuk penghayatan nilai-nilai Pancasila
Sila kesatu: Ketuhanan Yang Maha Esa
Memiliki makna setiap warga negara memiliki keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa serta negara berdasar pada ketuhanan. Bentuk penghayatan:
- Berdoa sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran.
- Melakukan pembiasaan membaca surat Yasin setiap hari Jumat.
- Mengajarkan untuk saling toleransi antar umat beragama dengan tidak. Membuat gaduh ketika ada teman yang sedang beribadah.
Sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sila ke 2 juga memiliki makna saling berlaku adil dan menghargai sesama manusia. Artinya adalah tidak boleh pilih-pilih dalam berteman, hanya karena berbeda suku, ras, budaya, agama, atau status sosial. Berikut penghayatan yang dilakukan:
- Membiasakan untuk selalu bersikap sopan santun terhadap semua warga sekolah terutama Guru.
- Saling tolong menolong jika terdapat musibah bencana alam, meninggal dunia.
- Menaati tata tertib jika ada yang melanggar wajib terkena sanksi.
Sila ketiga: Persatuan Indonesia
Sila ketiga Pancasila mengandung nilai persatuan bangsa. Nilai ini mengandung makna pengakuan atas bhinneka tunggal ika yang melekat pada unsur bangsa Indonesia seperti suku, agama, bahasa, hingga adat istiadat. Bentuk penghayatan:
- Mengikuti upacara bendera dengan khidmat setiap hari Senin.
- Bangga dan berani tampil sebagai pelaksana upacara bendera
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pembelajaran dimulai.
Sila keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Sila keempat Pancasila tersebut memiliki garis besar pemaknaan, yakni Negara Indonesia adalah milik seluruh warga negaranya dengan sistem demokrasi dan menjunjung tinggi pemilihan keputusan dengan musyawarah. Bentuk penghayatan:
- Menyelesaikan persoalan yang menyangkut banyak orang dengan melakukan
- Musyawarah untuk mencapai mufakat.
- Tidak memaksakan kehendak teman dalam menentukan keputusan
- Mempertanggungjawabkan keputusan yang diambil
- Menghormati hasil keputusan bersama
- Mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi
Sila kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Makna sila ke-5 dalam Pancasila adalah menegaskan bahwasanya keadilan sosial merupakan keadilan yang berlaku dalam masyarakat di segala bidang kehidupan, baik materil maupun spiritual. Bentuk penghayatan:
- Bekerja sama dengan teman dan warga sekolah dalam kerja bakti
- Bekerja keras dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru.
- Membiasakan diri untuk saling membantu dengan teman-teman dan warga sekolah.
- Bersikap adil dalam setiap kegiatan yang dilakukan bersama orang lain.
Itu tadi contoh aksi nyata topik 3 filosofi pendidikan Indonesia. Informasi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai panduan dalam penulisan dokumen aksi nyata program PPG prajabatan. Semoga membantu! (Riyana)
Baca Juga: 4 Contoh Suspensi dan Pengertiannya
