Alasan Mengapa Fitoplankton Memegang Peranan Penting dalam Ekosistem Perairan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fitoplankton merupakan salah satu mikroorganisme yang memiliki habitat di air. Keberadaan makhluk hidup ini dipengaruhi oleh gerakan air karena tidak mempunyai daya gerak. Lalu, mengapa fitoplankton memegang peranan penting dalam ekosistem perairan?
Fitoplankton dapat disebut juga sebagai plankton nabati, yang hidup mengapung di laut. Tumbuhan tersebut juga mempunyai ukuran sangat kecil dan bersel tunggal (uniseluler).
Mengapa Fitoplankton Memegang Peranan Penting dalam Ekosistem Perairan?
Fitoplankton adalah organisme autotrof utama dalam kehidupan di laut. Dengan begitu, mengapa fitoplankton memegang peranan penting dalam ekosistem perairan?
Berdasarkan buku Biologi Kelautan, Prof. Andi Iqbal Burhanuddin, M.Fish. Sc. Ph.D, (2024:95), fitoplankton memiliki jumlah yang tinggi, sehingga mampu menjadi pondasi dalam piramida makanan di laut. Selain itu, fitoplankton termasuk produsen primer yang penting di perairan karena kemampuannya untuk membuat makanan sendiri.
Oleh sebab itu, keberadaan fitoplankton berperan sebagai organisme yang dibutuhkan oleh makhluk hidup lain. Meskipun demikian, fitoplankton juga memerlukan bahan organik untuk mempertahankan hidupnya, seperti silikat (Si), nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).
Jenis organisme fitoplanton cukup banyak di perairan. Untuk lebih jelasnya, beberapa contoh fitoplanton yang bisa diketahui adalah sebagai berikut.
1. Diatomae
Diatomae merupakan alga renik yang termasuk kelas bacillariophyta dan termasuk organisme uniseluler. Kelompok diatomae di antaranya skeletonema, planktoniella, coscinodiscus, serta cyclotella.
Dinding sel diatomae memiliki kandungan pasir atau silikat (Si). Oleh karenanya, ganggang ini lebih dikenal sebagai ganggang kersik. Adapun perkembangbiakannya biak yaitu dengan cara membelah diri.
2. Chlorella sp.
Mengutip buku Menghasilkan Pakan Alami Untuk Ikan Hias, Yusuf Bachtiar, Yusuf Bachtiar, (2003: 12), Chlorella adalah ganggang hijau bersel tunggal. Ganggang ini termasuk dalam divisi chlorophyta, kelas chlorophyceae, dan ordo chlorococcales.
Selnya berbentuk bulat dan mempunyai khloroplas (zat hijau daun). Organisme tersebut tidak memiliki bulu cambuk, sehingga tidak dapat bergerak aktif di perairan. Habitat chlorella cukup luas, yakni di air tawar, air payau, maupun air laut.
Baca Juga: 4 Contoh Rantai Makanan Air Tawar beserta Penjelasannya
Dengan demikian, Mengapa fitoplankton memegang peranan penting dalam ekosistem perairan? Karena fungsinya dalam rantai makanan sebagai produsen primer. Melalui informasi ini dapat memperluas wawasan pembaca mengenai keanekaragaman hayati di alam. (Riyana)
