Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
Alasan Mengapa Gotong Royong dapat Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
25 Februari 2025 12:35 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Gotong royong merupakan nilai yang sangat dihargai di Indonesia. Gotong royong bahkan sudah menjadi salah satu budaya masyarakat Indonesia yang penting untuk diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Lantas, mengapa gotong royong dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia?
ADVERTISEMENT
Konsep gotong royong ini pada dasarnya telah menjadi bagian dari kehidupan sosial di Indonesia. Gotong royong juga mencerminkan nilai kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian antarindividu dalam suatu komunitas.
Mengapa Gotong Royong dapat Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia? Ini Alasannya
Mengutip buku Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila karya Nurhadifah Amaliyah, dkk (2023:10) gotong royong adalah konsep kerja sama dan saling membantu dalam masyarakat untuk mencapai tujuan bersama. Lalu, mengapa gotong royong dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia?
Gotong royong merupakan inti dari nilai-nilai Pancasila dan telah menjadi bagian integral dari budaya Indonesia. Melalui gotong royong, masyarakat bekerja sama tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau ras, sehingga memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
ADVERTISEMENT
Berikut ini beberapa alasan gotong royong dapat menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
1. Membangun Kebersamaan
Gotong royong menciptakan rasa kebersamaan dalam masyarakat karena setiap individu terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan bersama. Kebersamaan ini mengurangi perpecahan karena setiap orang merasa menjadi bagian dari satu komunitas yang memiliki tujuan yang sama.
2. Mempererat Persatuan
Ketika masyarakat sering terlibat dalam kegiatan gotong royong, masyarakat akan merasa lebih terhubung satu sama lain. Hal ini menciptakan ikatan sosial yang kuat, sehingga meminimalkan konflik atau perbedaan yang dapat memecah belah persatuan.
Dengan saling membantu dan bekerja sama, masyarakat lebih menghargai keberagaman dan lebih mudah menerima perbedaan budaya, suku, maupun agama.
3. Menumbuhkan Sikap Rela Berkorban
Gotong royong mengajarkan nilai keikhlasan dan pengorbanan, di mana seseorang tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi, tetapi juga kepentingan bersama. Sikap ini sangat penting dalam menjaga kesatuan bangsa karena mengurangi sikap egois dan meningkatkan rasa empati serta kepedulian sosial.
ADVERTISEMENT
4. Mendorong Tolong-Menolong
Salah satu nilai utama dalam gotong royong adalah sikap tolong-menolong tanpa mengharapkan imbalan. Ketika seseorang membutuhkan bantuan, warga lainnya akan sigap membantu.
Hal ini menciptakan rasa saling percaya dan memperkuat solidaritas sosial. Dalam skala yang lebih besar, semangat tolong-menolong ini dapat menjadi dasar untuk mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi di tingkat nasional.
5. Meningkatkan Partisipasi Warga
Gotong royong juga meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pembangunan desa, pemeliharaan lingkungan, dan kegiatan sosial lainnya.
Dengan adanya partisipasi aktif, setiap individu merasa memiliki tanggung jawab terhadap lingkungannya. Partisipasi ini juga membuat masyarakat lebih kompak dan bersatu dalam menghadapi tantangan bersama.
Dengan demikian, mengapa gotong royong dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia ? Gotong royong tidak hanya merupakan tradisi budaya, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
ADVERTISEMENT
Melalui kebersamaan dan partisipasi aktif, masyarakat dapat hidup harmonis meskipun memiliki latar belakang yang beragam. (BAI)