Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.1
1 Ramadhan 1446 HSabtu, 01 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Alasan Mengapa Makanan Awetan Perlu Dikemas
28 Maret 2024 14:07 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dalam bidang pengolahan pangan, alasan mengapa makanan awetan perlu dikemas sangat beragam. Adapun salah satunya yaitu untuk melindungi makanan dari kerusakan akibat kontaminasi.
ADVERTISEMENT
Makanan awetan dapat berasal dari hasil hewani maupun nabati, yang telah mengalami serangkaian proses pengawetan. Oleh karena itu, terdapat langkah lanjutan yang perlu dilakukan untuk mempertahankan kualitasnya.
Mengapa Makanan Awetan Perlu Dikemas?
Pada dasarnya, proses pengawetan makanan berkaitan erat dengan tahap pengemasan. Bahkan metode pengawetan yang diterapkan dapat berpengaruh terhadap jenis kemasan yang digunakan.
Tentunya, kondisi tersebut tidak terlepas dari fungsi kemasan yang memainkan peran penting bagi keberlangsungan suatu produk awetan. Maka dari itu, untuk memberikan pemahaman terhadap pembaca, berikut adalah alasan mengapa makanan awetan perlu dikemas yang menarik diketahui.
1. Melindungi Produk Awetan
Dikutip dari buku Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan, Maimunah Hindun Pulungan, dkk, (2018:1-2), fungsi utama dari kemasan adalah melindungi produk pangan. Hal ini disebabkan oleh bahan pangan memiliki sifat yang mudah rusak, baik akibat faktor alami ataupun lingkungan.
ADVERTISEMENT
Dengan begitu, untuk meminimalisir kerusakan dan kontaminasi pada makanan awetan, maka pengemasan adalah langkah tepat yang perlu dilakukan.
2. Memperpanjang Masa Simpan
Makanan awetan yang dikemas akan terjaga keamanan dan keawetannya. Sehingga hal ini juga memengaruhi lama masa simpan dari produk tersebut.
3. Memberikan Nilai Tambah
Selain melindungi makanan awetan, kemasan juga dapat berfungsi untuk meningkatkan nilai marketing produk. Oleh sebab itu, kemasan yang baik perlu memuat identitas produk serta dapat menjual produk.
Tidak hanya itu, value produk yang baik juga berdampak untuk perluasan pemakaian produk karena dapat dipasarkan semakin luas. Sehingga kemasan juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk informasi dan promosi produk kepada masyarakat luas.
4. Memudahkan Distribusi
Kemasan digunakan untuk mewadahi produk awetan selama pengangkutan. Dengan begitu proses distribusi dapat berjalan dengan mudah, aman, dan meningkatkan efisiensi dalam perdagangan.
ADVERTISEMENT
Setelah memahami beberapa alasan mengapa makanan awetan perlu dikemas, dapat diketahui bahwa pengemasan termasuk aspek penting yang harus diperhatikan. Lantaran, melalui perlakuan tersebut, suatu produk akan terjamin kualitas dan keamanannya. (Riyana)