Konten dari Pengguna

Alat yang Digunakan untuk Mengukur Kecepatan Angin Disebut Apa? Ini Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin. Sumber: unsplash.com/BenjaminSadjak.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin. Sumber: unsplash.com/BenjaminSadjak.

Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin disebut anemometer. Kecepatan angin harus diukur bagi kepentingan stasiun cuaca untuk dianalisa dan diinformasikan ke masyarakat yang membutuhkan.

Anemometer memiliki fungsi lain, selain untuk mengukur kecepatan angin. Jenis-jenis anemometer juga cukup banyak sehingga menarik untuk diketahui.

Alat yang Digunakan untuk Mengukur Kecepatan Angin Disebut Anemometer

Ilustrasi alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin. Sumber: unsplash.com/Waldemar.

Dikutip dari Buku Ajar Energi Baru dan Terbarukan, Arridina Susan Silitonga dan Husin Ibrahim (2020:45), alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin disebut anemometer. Anemometer merupakan salah satu alat yang digunakan BMKG.

Anemometer berasal dari bahasa Yunani anemos, yang berarti angin. Anemometer ditemukan oleh Leon Battista Alberti dari Italia pada tahun 1450.

Untuk lebih mengenal anemometer, berikut adalah fungsi, cara kerja dan jenis-jenis anemometer.

1. Fungsi Anemometer

Fungsi anemometer adalah sebagai berikut:

  1. Mengukur kecepatan angin untuk kepentingan penerbangan.

  2. Memperkirakan cuaca yang akan dialami oleh suatu tempat, untuk kepentingan penerbangan, transportasi, pertanian dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

  3. Memperkirakan tinggi gelombang laut untuk kepentingan pelayaran.

  4. Memperkirakan kecepatan dan arah arus air laut.

2. Cara Kerja Anemometer

Dari foto ilustrasi dapat diketahui bahwa pada anemometer ada mangkuk-mangkuk, yang memiliki peran penting pada alat tersebut. Berikut adalah cara kerja anemometer:

  1. Saat angin bertiup, mangkuk-mangkuk pada anemometer bergerak lagi sesuai arah angin sehingga terlihat seperti baling-baling.

  2. Semakin angin kencang, makin cepat pula mangkuk itu bergerak.

  3. Kecepatan angin dihitung dari jumlah putaran per detik. Hitungan ini diketahui dari alat pencacah yang ada di dalam anemometer.

3. Jenis-jenis Anemometer

Secara umum anemometer ada 2, yaitu pengukur kecepatan angin (velocity anemometer) dan pengukur tekanan angin. Velocity anemometer merupakan anemometer yang paling banyak digunakan.

Velocity anemometer memiliki 3 kelas, yaitu:

  1. Anemometer putaran, antara lain cup anemometers, anemometer aillered, anemometer Jules Richard, windmill anemometers, hot-wire anemometers, laser doppler anemometers, sonic anemometers, acoustic resonance anemometers, dan ping pong ball anemometers.

  2. Anemometer tekanan, antara lain anemometer Pitot dan Dines, anemometer Era gust, anemometer Best Romani, serta manometer kawat panas dan metode lainnya.

  3. Anemometer jenis lain.

Baca juga: Kenapa Angin Bisa Bergerak? Ini Alasannya

Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin disebut anometer. Dari pembahasan di atas dapat diketahui bahwa anemometer tidak hanya digunakan untuk mengukur kecepatan angin tapi juga memiliki fungsi penting lainnya. (lus)