Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk Capaian Pembelajaran

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alur tujuan pembelajaran Kurikulum Merdeka disusun secara sistematis agar peserta didik mampu mencapai Capaian Pembelajaran (CP) yang telah disusun sebelumnya. Pencapaian itu terjadi secara bertahap dan terarah.
Dalam Kurikulum Merdeka, tenaga pendidik diberikan wewenang untuk mengembangkan alur tersebut sesuai konteks dan kebutuhan peserta didik di satuan pendidikan masing-masing. Dengan begitu nantinya proses pembelajaran akan menjadi lebih bermakna karena mempertimbangkan kesiapan belajar, gaya belajar, serta kondisi lingkungan belajar siswa.
Ketahui Alur Tujuan Pembelajaran Kurikulum Merdeka
Mengutip dari situs pusatinformasi.guru.kemdikbud.go.id, alur tujuan pembelajaran Kurikulum Merdeka dikembangkan sesuai karakteristik dan kompetensi yang dikembangkan setiap mata pelajaran. Oleh karena itu, sebaiknya dikembangkan oleh pakar mata pelajaran, termasuk guru yang mahir dalam mata pelajaran tersebut.
Penyusunan alur tujuan pembelajaran tidak perlu lintas fase (kecuali pendidikan khusus). Metode penyusunan alur tujuan pembelajaran harus logis, dari kemampuan yang sederhana ke yang lebih rumit, dapat dipengaruhi oleh karakteristik mata pelajaran, pendekatan pembelajaran yang digunakan (misal: matematik realistik).
Alur tersebut dapat dikembangkan secara fleksibel. Guru dapat memilih pendekatan tematik, saintifik, kontekstual, atau berbasis proyek sesuai karakteristik materi dan tujuan yang ingin dicapai. Setiap alur tetap harus mencerminkan urutan logis dan keterkaitan antara satu tujuan dengan tujuan berikutnya.
Tujuan dari urutan tersebut adalah agar peserta didik dapat menghafal, memahami dan mampu menerapkan kompetensi yang dipelajari. Adapun dalam pengembangannya, alur tujuan tetap harus memperhatikan Profil Pelajar Pancasila.
Selain bertujuan untuk mengejar capaian akademis, alur pembelajaran tersebut juga dapat menumbuhkan karakter seperti gotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta berakhlak mulia. Alur ini memiliki sifat dinamis dan dapat diperbaiki sesuai refleksi hasil pembelajaran.
Guru dapat melakukan penyesuaian terhadap alur yang telah disusun berdasarkan hasil asesmen formatif dan sumatif, serta umpan balik dari peserta didik. Jadi, ATP ini mendukung fleksibilitas dan perbaikan berkelanjutan dalam proses belajar mengajar.
Alur tujuan pembelajaran Kurikulum Merdeka atau ATP merupakan komponen yang penting dalam kegiatan belajar mengajar. Guru wajib membuatnya dengan sistematis dan logis agar mudah diaplikasikan. (IMA)
Baca juga: Pengertian, Latar Belakang, dan Tujuan Kurikulum Merdeka
