Anak Emas Termasuk Majas Apa? Ini Jawabannya beserta Contoh Lainnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari banyak kata yang bisa disusun menjadi sebuah kalimat. Kalimat tersebut bisa memiliki makna kiasan seperti anak emas yang ada dalam majas. Lantas, anak emas termasuk majas apa?
Majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan cara menyamakannya dengan sesuatu yang lain. Majas merupakan alat retorika yang bisa digunakan untuk memperkaya bahasa.
Anak Emas Termasuk Majas? Ini Penjelasannya
Bahasa Indonesia memiliki kosakata sangat banyak yang bisa digunakan dalam sebuah tulisan maupun percakapan sehari-hari. Kosakata tersebut bisa dikemas menjadi kata kiasan (kata yang memiliki makna tidak sebenarnya) berupa majas.
Dikutip dalam buku Bahasa Indonesia SMP Kelas IX Semester Kedua oleh Pardjimin, S.Pd (2007:16), anak emas termasuk majas metafora yang artinya anak kesayangan. Majas metafora adalah majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan membandingkannya dengan sesuatu yang lain.
Majas ini sering digunakan dalam karya sastra seperti puisi, cerpen, pantun, novel, serta dalam percakapan sehari-hari. Contoh penggunaan kata anak emas dalam sebuah kalimat yaitu:
"Berlin menjadi anak emas gurunya karena disiplin dan sopan."
"Sebagai anak satu-satunya, Maxim menjadi anak emas di rumahnya."
"Karena sering mendapat juara di kelas, Abdur menjadi anak emas bagi keluarganya."
Contoh Majas Metafora
Tidak hanya kata anak emas saja, masih banyak kata yang masuk dalam majas metafora yang bisa pembaca gunakan untuk menyusun tulisan atau digunakan dalam sebuah percakapan. Contohnya yaitu:
"Perusahaan itu bangkrut karena ulah tikus berdasi."
Tikus berdasi: Koruptor
"Si jago merah melahap rumah-rumah yang ada di kawasan pabrik tekstil."
Si Jago merah: Api
"Anak-anak adalah tunas bangsa."
Tunas bangsa: sumber perubahan dan generasi penerus bangsa
"Fadli harus gigit jari setelah tim sepak bolanya kalah."
Gigit jari: Kecewa atau menyesal
"Wanita si tebal muka merebut suami tetangganya."
Tebal muka: Tidak punya malu
"Ando mati kutu ketika dimarahi ibunya."
Mati kutu: Tidak bisa berbuat apa-apa
"Farhan selalu menjadi kambing hitam oleh teman-temannya."
Kambing hitam: Seseorang yang disalahkan atas sesuatu yang dilakukan orang lain
Bisa diketahui bahwa kata anak emas termasuk majas metafora yang sering digunakan dalam sastra Indonesia dan komunikasi sehari-hari. Dengan menggunakan majas seperti contoh di atas, pembaca akan memiliki gaya bahasa yang beragam dan tidak monoton. (MRZ)
Baca juga: Membanting Tulang Termasuk Majas Apa? Ini Penjelasannya
