Apa Alasan Bapak Ibu Guru Memilih Tugas Sebagai Aksi Nyata Terbaik Modul 2?

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada saat mengikuti program PPG, peserta diminta untuk memilih satu tugas sebagai aksi nyata terbaik dari penerapan modul 2. Nantinya, peserta juga diminta untuk menjawab pertanyaan terkait apa alasan bapak ibu guru memilih tugas tersebut sebagai aksi nyata terbaik modul 2?
Modul 2 termasuk salah satu materi pada program pendidikan profesi guru (PPG) yang menjelaskan tentang pembelajaran sosial emosional. Guru diharapkan bisa memahami materi tersebut agar dapat membuat aksi nyata sesuai dengan kondisi kelas yang diampunya.
Apa Alasan Bapak Ibu Guru Memilih Tugas Tersebut Sebagai Aksi Nyata Terbaik Modul 2?
Dikutip dari www.guru.kemdikbud.go.id, modul 2 mempelajari tentang pembelajaran sosial emosional yang penting untuk diterapkan guru dalam kegiatan belajar mengajar dan menjalin hubungan relasi sosial manusia.
Tak hanya mempelajari materi saja, peserta juga diminta untuk mencatat refleksi pengalamannya, menyertakan umpan balik dan membuat aksi nyata serta melampirkan dokumentasi pendukung.
Pembelajaran sosial emosional membantu siswa dalam memahami, mengelola dan mengekspresikan emosi di dalam dirinya. Hal ini bertujuan agar siswa bisa membangun hubungan sosial yang sehat dan positif.
Peserta diharapkan mampu membuat aksi nyata terbaik yang dapat disesuaikan dengan materi pada modul 2. Ini memudahkan mereka dalam menjawab pertanyaan yang muncul dalam jurnal pembelajaran modul 2 pembelajaran sosial emosional, seperti apa alasan bapak ibu guru memilih tugas tersebut sebagai aksi nyata terbaik modul 2?
Berikut ini adalah contoh jawaban dari pertanyaan tersebut yang bisa dipahami oleh peserta PPG.
Dalam modul 2 terdapat topik tentang pentingnya collaborative for academy, social and emotional learning (CASEL). Proses belajar sosial emosional adalah proses belajar mengenali dan mengelola emosi, menyelesaikan masalah, mengembangkan relasi sosial yang baik, dapat berempati, membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.
Pembelajaran ini mengelompokkan komponen di antaranya self awareness (kesadaran diri), self management (manajemen diri), responsible decision making (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab), social awareness (kesadaran sosial), relationship skills (keterampilan sosial).
Saya percaya bahwa pembelajaran sosial emosional dapat dilakukan secara langsung melalui pengamatan serta pendekatan secara individu. Pasalnya pembelajaran ini sangat berkaitan erat dengan sistem otak utuh manusia.
Guru bisa mendidik dan menonton perkembangan murid sesuai dengan umur dan mengintegrasikan antara otak kiri dan kanan agar terjadi kestabilan emosi sehingga logika murid terjaga dengan baik.
Demikian contoh jawaban dari pertanyaan, apa alasan bapak ibu Guru memilih tugas tersebut sebagai aksi nyata terbaik modul 2. Dengan pembelajaran sosial emosional, siswa bisa mengenali dan mengelola emosi, menyelesaikan masalah, mengembangkan relasi sosial yang baik, dapat berempati, membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. (NTA)
Baca juga: Kunci Jawaban Refleksi Modul 2 Topik 3 PPG 2025
