Konten dari Pengguna

Apa Fungsi Trafo? Ini Tugasnya dalam Suatu Rangkaian Listrik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi trafo. Sumber: unsplash.com/ Hobi Industri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi trafo. Sumber: unsplash.com/ Hobi Industri

Apa fungsi trafo? Sebelum mengetahui fungsinya, perlu diketahui terlebih dahulu mengenai pengertian trafo.

Trafo adalah salah satu komponen alat elektronik yang tertanam dalam suatu rangkaian listrik. Keberadaannya dalam rangkaian berperan sebagai pengaman dan penyeimbang arus listrik.

Fungsi Trafo dalam Rangkaian Listrik

Ilustrasi fungsi trafo. Sumber: unsplash.com/ israel palacio

Mengutip dari buku IPA FISIKA : Jilid 3 karya Mikrajuddin (2006:145) fungsi trafo adalah mengubah tegangan listrik dalam suatu rangkaian.

Di dalam peralatan elektronik terdapat berbagai komponen elektronika. Komponen-komponen itu akan dilewati arus listrik dan menanggung tegangan listrik pada kaki-kakinya.

Mayoritas komponen dalam peralatan elektronika hanya sanggup menanggung tegangan listrik kurang dari 25 V. Bahkan, sebagian komponen lain hanya sanggup menanggung tegangan listrik kurang dari 10 V.

Apabila disambungkan ke sumber listrik yang melebihi tegangannya, komponen di dalam peralatan akan terbakar. Di sinilah peran trafo dibutuhkan.

Kebanyakan peralatan elektronika yang dijalankan dengan menggunakan tegangan listrik dari PLN memiliki nilai sebesar 220 V. Nilai tegangan tersebut jauh di atas kemampuan maksimal yang dapat ditanggung oleh komponen dalam peralatan elektronik.

Peralatan elektronika tersebut tetap bisa bekerja dan komponen-komponen di dalamnya tidak terbakar karena terdapat trafo step-down. Listrik akan mengalir ke dalam komponen melalui trafo step-down. Voltase yang menuju ke luar trafo mengecil.

Baca juga: 5 Jenis Kabel Listrik beserta Fungsinya dalam Kehidupan

Di sumber pembangkit listrik (PLN) tegangan listrik dengan daya yang sangat besar hingga puluhan ribu volt dikirim ke rumah-rumah penduduk. Tegangan tinggi tersebut diturunkan terlebih dahulu menggunakan trago step down hingga 220 V.

Kesimpulannya, trafo adalah pengatur tegangan listrik dalam suatu aliran listrik. Ada trafo step up dan step down di mana masing-masing berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan sesuai dengan kebutuhan.

Penggunaan trafo yang lain adalah untuk adaptor. Adaptor yang biasa ditemukan adalah alat pengubah listrik AC yang bernilai tinggi (misalnya 110 V atau 220 V) menjadi listrik DC yang bernilai rendah (misalnya 1,5 V, 3 V, 4,5 V, dan 6 V).

Di dalam adaptor terdapat dua bagian utama, yaitu trafo step-down dan rangkaian penyearah. Trafo step-down berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik AC dari PLN menjadi tegangan listrik AC yang lebih rendah. Sedangkan, rangkaian penyearah berfungsi untuk mengubah tegangan listrik AC yang dihasilkan trafo menjadi tegangan listrik DC.

Itulah fungsi trafo dalam rangkaian listrik yang sangat krusial dan bisa mengamankan arus listrik agar tidak sampai terjadi kebakaran. (IMA)