Apa Masalah yang Dihadapi oleh Isabel dan Melati? Ini Jawabannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isabel dan Melati Wisjen menjadi salah satu sosok anak-anak hebat yang menjadi pembahasan pada materi pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI. Lantas apa masalah yang dihadapi oleh Isabel dan Melati?
Isabel dan Melati dapat mencetuskan gagasan karena sering mengamati keadaan lingkungan. Walaupun mereka memiliki keinginan untuk mengubah dunia, pada kenyataannya usaha yang harus mereka lakukan tidaklah mudah dan harus menghadapi berbagai tantangan.
Apa Masalah yang Dihadapi oleh Isabel dan Melati? Ini Penjelasannya
Pada awalnya Isabel yang berusia 10 tahun dan Melati 12 tahun gemar berpetualang di daerah-daerah pedesaan, mereka menyukai alam di Pulau Bali. Suatu saat, mereka belajar di sekolah tentang orang-orang yang sanggup mengubah dunia, seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandhi.
Merekapun berpikir untuk melakukan perubahan juga untuk dunia. Isabel dan Melatipun menemukan masalah yang terjadi, yakni sampah plastik yang bertumpuk di Pantai tempat mereka sering bermain dan bersepeda. Kemudian mereka berdua membuat sebuah gerakan bernama 'Bye-Bye Plastic Bag'. Lantas apa masalah yang dihadapi oleh Isabel dan Melati?
Masalah yang mereka hadapi adalah pandangan yang meremehkan mereka karena usia mereka yang masih muda. Sebagai anak-anak, Isabel dan Melati dianggap tidak bisa melakukan banyak hal termasuk mengubah dunia.
Inilah sepenggal teks yang Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Anak-anak yang Mengubah Dunia, Ade Kumalasari, Latifah (2022:123),
Banyak orang meremehkan Melati dan Isabel karena mereka masih anak-anak. Melati dan Isabel kembali ingat pelajaran mengenai Mahatma Gandhi yang melakukan mogok makan, atau puasa, untuk mendorong perubahan. Mengikuti kegigihan Gandhi, Melati dan Isabel berjuang keras agar Gubernur Bali mau bertemu dengan mereka.
Usaha merekapun membuahkan hasil, setelah mogok makan selama 24 jam, Gubernur Bali akhirnya bersedia menemui Melati dan Isabel. Pertemuan ini membuka banyak pintu agar gerakan 'Bye Bye Plastic Bag' dapat bekerja sama dengan berbagai cabang pemerintahan.
Selama 6 tahun, Melati dan Isabel juga berjuang bersama-sama banyak orang dan media. Pada 2019, Bali menyatakan larangannya terhadap plastik sekali pakai! Kedua anak hebat itupun diundang ke United Nation, TED Talks, dan mendapatkan berbagai penghargaan termasuk gelar “Anak remaja paling berpengaruh” oleh Forbes, Times, dan CNN.
Jadi kesimpulannya, apa masalah yang dihadapi oleh Isabel dan Melati? Masalah terdapat pada usaha mereka yang masih diremehkan pada awalnya sehingga dukungan belum maksimal untuk melakukan gerakan bebas sampah plastik. Namun, dengan usaha keras mereka, sekarang gagasan mereka telah diakui dunia. (DVA)
Baca Juga: Contoh Persuasi, Ciri, dan Struktur Teks Persuasi
