Konten dari Pengguna

Apa Saja yang Termasuk Gas Rumah Kaca? Inilah Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Sumber: Unplash/Agustin Lautaro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Sumber: Unplash/Agustin Lautaro

Apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Jenis gas rumah kaca yang terdapat di atmosfer bumi, misalnya karbon dioksida (CO₂), gas metana (CH₄) dan lain sebagainya. Gas-gas rumah kaca tersebut berperan dalam menghangatkan suhu udara di bumi.

Penurunan gas rumah kaca harus ditingkatkan melalui pelarangan pembakaran hutan, peralihan, pembakaran sampah. Pasalnya jika efek rumah kaca yang terjadi terlalu tinggi dapat menyebabkan peningkatan suhu udara rata-rata di bumi yang sangat tinggi atau yang lebih dikenal dengan sebutan pemanasan global.

Apa Saja yang Termasuk Gas Rumah Kaca?

Ilustrasi apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Sumber: Unplash/Lucas Marcomini

Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelimuti bumi. Umumnya, atmosfer terdiri dari gas-gas yang berfungsi sebagai tameng atau pelindung bumi dari benda-benda langit serta sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh matahari.

Lapisan atmosfer yang ada di bumi terdiri atas troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer. Pada lapisan troposfer terdapat gas-gas rumah kaca.

Mengutip dari buku 1700 Plus Bank Soal Fisika SMA/MA oleh Etsa Indra Irawan dan Cucun Cunayah (2022:395), gas rumah kaca merupakan gas-gas yang berperan secara langsung maupun tidak langsung terhadap terjadinya efek rumah kaca. Gas rumah kaca ini berfungsi menahan panas matahari di dalam rumah kaca agar tetap hangat.

Hal ini dapat terjadi karena gas-gas rumah kaca menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang sinar matahari yang dipancarkan bumi sehingga membuat panah tersebut terisolasi di permukaan bumi.

Lantas, apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Berikut ini jenis-jenis gas rumah kaca beserta sumbernya.

  1. Karbon dioksida (CO₂): Pembakaran bahan bakar fosil dari sektor energi, industri, deforestasi, dan pertanian.

  2. Metana (CH₄): Pertanian, perubahan tata lahan, pembakaran biomassa, dan tempat pembuangan akhir sampah.

  3. Nitrogen oksida (N₂O): Pembakaran bahan bakar fosil, industri, dan pertanian.

  4. Hidrofluorokarbon (HFC): Industri manufaktur, industri pendingin (freon), dan penggunaan aerosol.

  5. Perfluorokarbon (PFC): Industri manufaktur, industri pendingin (freon), dan penggunaan aerosol.

  6. Sulfurheksafluorida (SF₆): Industri listrik, industri pendingin (freon), dan penggunaan aerosol.

Dampak Efek Rumah Kaca bagi Lingkungan dan Kesehatan

Ilustrasi dampak efek rumah kaca. Sumber foto: Unplash/Jason Baris

Secara umum, efek rumah kaca saat bermanfaat bagi kehidupan di bumi. Namun menjadi ancaman berbahaya jika efek rumah kaca berlebihan.

Efek rumah kaca yang berlebihan menyebabkan terjadinya pemanasan global, karena konsentrasi gas-gas rumah kaca di udara mengalami peningkatan. Adapun dampak yang ditimbulkan dari efek rumah kaca yang lainnya bisa diketahui sebagai berikut.

  • Meningkatnya suhu permukaan bumi.

  • Perubahan iklim yang ekstrim.

  • Peningkatan tinggi permukaan air laut.

  • Perubahan pola angin, pola hujan, dan siklus hidrologi (air).

  • Peningkatan badai atmosferik.

Demikianlah penjelasan dari pertanyaan apa saja yang termasuk gas rumah kaca? Selain yang disebutkan di atas, terdapat beberapa gas yang juga dianggap gas rumah kaca, yaitu karbon monoksida (CO) dan kloro fluoro karbon (CFC). (NTA)

Baca juga: 3 Penyebab Gas Rumah Kaca dan Dampaknya