Apa yang dapat Dilakukan Indonesia untuk Melakukan Diplomasi Lunak?

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diplomasi merupakan istilah yang sering didengar dalam upaya menjalin komunikasi dengan negara lain. Salah satu jenisnya adalah diplomasi lunak. Proses komunikasi pada diplomasi ini umumnya membawa sebuah perdamaian. Namun, apa yang dapat dilakukan Indonesia untuk melakukan diplomasi lunak?
Dikutip dari buku Diplomasi, Keprotokolan, dan Praktik Sidang Internasional: Pengantar Singkat oleh Najamuddin Khairur Rijal, dkk (2020:2) diplomasi adalah bentuk manajemen hubungan internasional melalui negosiasi, duta besar, utusan, dan urusan diplomasi lainnya.
Namun, secara sempit dapat diartikan sebagai komunikasi antar negara dengan tujuan tertentu yang dilakukan oleh diplomat. Sedangkan pada diplomasi lunak lebih mengacu pada proses negosiasi yang umumnya tidak memaksa.
Apa yang dapat Dilakukan Indonesia untuk Melakukan Diplomasi Lunak? Berikut Penjelasannya
Memang istilah diplomasi lunak cukup awam didengar oleh masyarakat umum. Pengertian diplomasi lunak sendiri adalah cara agar suatu negara dapat memengaruhi perilaku maupun keputusan yang terjalin antar negara dengan misi perdamaian.
Lantas, apa yang dapat dilakukan Indonesia untuk melakukan diplomasi lunak?
1. Program BIPA
Program BIPA atau Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan dalam upaya menjalin hubungan dengan negara lain. BIPA ini akan memberikan pembelajaran mengenai cara berbahasa Indonesia kepada murid asing.
Keterampilan yang akan diberikan mulai dari cara menulis, membaca, hingga mendengar. Tujuannya adalah untuk mengenalkan budaya dan bahasa Indonesia ke kancah internasional.
2. Pertunjukan Budaya
Pertunjukan budaya juga salah satu hal yang dapat membantu mengenalkan Indonesia ke negara lain. Hal ini sehubungan dengan banyaknya keanekaragaman budaya yang dimiliki negara ini.
Indonesia sendiri telah menyelenggarakan beberapa pertunjukan seni untuk mengenalkannya. Contohnya adalah sebagai berikut:
Festival Keraton 2022 di Amerika Serikat oleh Persatuan Mahasiswa Indonesia di Universitas Washington (ISAUW).
Indonesian Night 2023 di Amerika Serikat. Diadakan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco.
Indonesian Cultural Festival 2024: East Meets West yang diselenggarakan di Potterow oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Edinburgh bersama Masyarakat Indonesia (INDOSOC) The University of Edinburgh.
Demikianlah beberapa contoh apa yang dapat dilakukan Indonesia untuk melakukan diplomasi lunak. Semoga bermanfaat! (NUM)
Baca Juga: 5 Cara Mengolaborasikan Keragaman Budaya Indonesia
