Apa yang Dilakukan Agar Tercipta Kerjasama Antara Ke-3 Pusat Pendidikan?

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hubungan antara orangtua, masyarakat dan guru ddapat berpengaruh besar terhadap perkembangan belajar siswa. Namun, apa yang bisa dilakukan agar tercipta kerjasama yang harmonis antara ketiga pusat pendidikan tersebut?
Dikutip dari buku Agenda Reformasi Pendidikan Nasional, Tilaar (2018:78), guru harus memiliki kepribadian yang matang dan terus berkembang, menguasai ilmu pengetahuan secara kuat, serta memiliki keterampilan dalam membangkitkan minat peserta didik terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.
Apa yang Dapat Dilakukan Agar Tercipta Kerjasama yang Harmonis Antara ke-3 Pusat Pendidikan? Ini Penjelasannya
Tripusat pendidikan atau tiga pusat pendidikan mengacu pada tiga pusat yang bertanggung jawab atas pendidikan seorang individu, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Ketiga entitas ini saling berhubungan dan memberikan kontribusi penting dalam pembentukan pengetahuan, karakter, dan keterampilan siswa. Namun apa yang dapat dilakukan agar tercipta kerjasama yang harmonis antara ke-3 pusat pendidikan?
1. Komunikasi yang Terbuka dan Saling Mendukung
Orang tua perlu aktif berkomunikasi dengan sekolah, baik secara langsung maupun melalui media sosial, untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan anak di sekolah dan juga untuk berkontribusi.
Sekolah dapat melibatkan masyarakat dalam kegiatan sekolah, seperti kegiatan bakti sosial, lomba, atau kegiatan ekstrakurikuler.
Masyarakat dapat membantu orang tua dalam mendidik anak, misalnya dengan memberikan contoh perilaku yang baik, memberikan dukungan moral, atau membantu dalam menyelesaikan masalah.
2. Saling Menghargai dan Memahami
Setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga setiap pihak harus saling menghargai dan memahami perbedaan.
Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus saling menghargai budaya, agama, dan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda.
Sikap toleransi sangat penting untuk menciptakan suasana yang harmonis dan saling menghormati.
Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus terbuka terhadap perbedaan dan saling memahami satu sama lain.
3. Pelibatan Aktif dan Bersama-sama
Sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat mengadakan kegiatan bersama, seperti kegiatan bakti sosial, lomba, atau kegiatan ekstrakurikuler.
Masyarakat dapat terlibat aktif dalam kegiatan pendidikan, misalnya dengan menjadi relawan di sekolah, memberikan donasi, atau memberikan bantuan teknis.
Sekolah, keluarga, dan masyarakat harus secara rutin melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kegiatan pendidikan yang sedang berlangsung.
Semoga dari penjelasan di atas, dapat dipahami apa yang dapat dilakukan agar tercipta kerjasama yang harmonis antara ke-3 pusat pendidikan agar dapat diterapkan oleh guru, orang tua dan masyarakat. (EA)
Baca juga : Deskripsi Jurnal Pembelajaran Modul 1 beserta Contohnya
