Apa yang Dimaksud dengan Plot dalam Cerita? Ini Jawabannya dan Jenis-jenisnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud dengan plot dalam cerita? Plot adalah alur cerita yang menjadi struktur rangkaian kejadian yang disusun sebagai urutan bagian-bagian dalam keseluruhan cerita. Plot terbagi menjadi 3 jenis yaitu alur maju, mundur, dan campuran.
Sebuah cerita tersusun atas beberapa unsur salah satunya plot yang merupakan unsur intrinsik suatu cerita. Plot sangat penting dalam membangun sebuah cerita baik dalam cerpen, novel, maupun drama.
Apa yang Dimaksud dengan Plot dalam Cerita?
Cerita adalah suatu rangkaian peristiwa atau kejadian yang disusun sistematis. Cerita ini didukung dengan beberapa unsur di antaranya yaitu unsur plot. Apa yang dimaksud dengan plot? Plot adalah perjalanan cerita dari awal, tengah, dan akhir yang saling berkaitan.
Dikutip dalam buku Apresiasi Prosa Fiksi: Teori Dan Penerapannya oleh Imas Juidah, M. Pd., dkk (2023:15) plot merupakan cerita yang berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab akibat, peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yang lain.
Plot merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab akibat. Plot sebagai salah satu unsur fiksi memiliki tiga unsur penting dalam pengembangan sebuah plot cerita. Ketiga unsur tersebut yaitu peristiwa, konflik, dan kilmaks,
Jenis-jenis Plot
Dikutip dalam buku Cerita Pendek Dan Cerita Fantasi: Untuk Guru Dan Siswa Sekolah Menengah Pertama oleh Siti Nurhayati (2022:10-11) plot dibedakan menjadi tiga jenis yaitu plot maju, plot mundur, dan plot maju mundur. Berikut penjelasan jenis-jenis plot.
1. Plot Maju
Plot maju dikenal dengan istilah progresif. Istilah tersebut merujuk kepada makna progresif yaitu ke arah kemajuan. Oleh sebab itu progresif dimaknai sebagai rangkaian atau jalinan peristiwa awal menuju ke titik klimaks dan penyelesaian.
2. Plot Mundur
Plot mundur dikenal dengan istilah regresif atau flashback. Regresif ada bersifat mundur atau berurutan mundur. Sedangkan flashback adalah sorot balik atau kilas balik.
Oleh sebab itu, regresif atau flashback dapat dimaknai sebagai rangkaian atau jalinan peristiwa yang terbalik, dari penyelesaian menuju titik klimaks, dan berakhir ke awal peristiwa.
3. Plot Maju Mundur (Campuran)
Di dalam plot maju mundur setidaknya ada dua plot yang silih berganti menggerakkan jalannya cerita, yaitu plot maju kemudian plot mundur. Ada kemungkinan di dalam cerita tersebut berlanjut ke plot maju dan mundur kembali.
Sehingga plot maju mundur ini dimaknai sebagai rangkaian atau jalinan peristiwa yang digerakkan oleh dua atau beberapa plot maju mundur agar cerita lebih berkesan, ilustratif, dan imajinatif.
Demikian pembahasan mengenai apa yang dimaksud dengan plot dalam cerita dan jenis-jenisnya. Pada intinya plot disebut juga dengan alur cerita yang menjelaskan rangkaian certia dari awal hingga akhir. (MRZ)
Baca juga: 5 Contoh Tokoh Tritagonis dalam Cerita yang Perlu
