Konten dari Pengguna

Apakah Boleh Mengaji Tanpa Memakai Jilbab? Inilah Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah boleh mengaji tanpa memakai jilbab. Sumber: Pixabay/Shzern
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah boleh mengaji tanpa memakai jilbab. Sumber: Pixabay/Shzern

Mengaji dapat membuat seorang muslim semakin dekat dengan Allah. Salah satu pertanyaan yang sering muncul terkait adab dalam mengaji adalah: apakah boleh mengaji tanpa memakai jilbab?

Bagi sebagian orang, mengenakan jilbab saat membaca Al-Qur’an dianggap sebagai bentuk kesopanan terhadap kitab suci. Namun, tidak sedikit yang bertanya-tanya apakah hal tersebut merupakan suatu keharusan dalam Islam.

Apakah Boleh Mengaji Tanpa Memakai Jilbab? Simak Jawabannya di Sini

Ilustrasi apakah boleh mengaji tanpa memakai jilbab. Sumber: Pixabay/Joko_Narimo

Dikutip dari Buku Al-Qur’an Hadis Madrasah Aliyah, H Aminudin & Harjan Syuhada, (hal. 4), Al-Qur’an diyakinin sebagai kitab suci terakhir menjadi pedoman hidup bagi orang-orang beriman.

Pemahaman mengenai apakah boleh mengaji tanpa memakai jilbab merupakan hal yang penting untuk umat Islam, agar dapat menjalankan ibadah dengan benar. Lantas, bagaimana hukum sebenarnya?

Al-Qur’an merupakan kitab suci Islam yang berisi pedoman-pedman hidup, risalah Allah Swt ini disampaikan melalui Rasulullah saw.

Dengan kesucian Al-Qur’an, hendaknya muslim memerhatikan adab-adab saat membacanya, seperti berwudu sebelum membacanya, dan membacanya dengan suara yang lembut.

Mengenai hukum membaca Al-Qur’an tanpa mengenakan jilbab, Mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, menyatakan bahwa hal tersebut diperbolehkan.

Seorang perempuan Muslim tidak diwajibkan mengenakan jilbab saat membaca Al-Qur’an, karena tidak ada dalil yang menetapkan kewajiban tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh anggota Lembaga Fatwa Mesir, Dr. Nur Ali Salman. Menurutnya, mengenakan jilbab bukan merupakan salah satu syarat dalam membaca Al-Qur’an, sehingga hukumnya diperbolehkan.

Meskipun tidak ada kewajiban memakai jilbab saat mengaji, terdapat beberapa adab yang tetap dianjurkan, di antaranya:

  • Menjaga kebersihan diri dan pakaian, termasuk berwudhu sebelum membaca Al-Qur’an.

  • Berpakaian sopan dan rapi, meskipun tidak wajib berjilbab, mengenakan pakaian yang pantas menunjukkan rasa hormat terhadap kitab suci.

  • Membaca dengan khusyuk dan tidak tergesa-gesa, agar bisa lebih memahami makna ayat-ayat yang dibaca.

Secara hukum, mengaji tanpa memakai jilbab diperbolehkan, terutama jika dilakukan di tempat yang tertutup dan tidak ada laki-laki non-mahram. Namun, dari segi adab terhadap Al-Qu'ran, mengenakan pakaian sopan tetap dianjurkan.

Demikian pembahasan mengenai apakah boleh mengaji tanpa memakai jilbab. Saat mengaji juga penting dengan niat yang tulus dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Dengan begitu, tidak hanya sekadar membaca, tetapi menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. (ERI)

Baca juga: Contoh Kultum Ramadhan Keutamaan Membaca Al-Qur'an