Apakah Fungsi dari Badan Mikro? Ini Penjelasannya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Badan mikro, juga dikenal sebagai mikrobodi, adalah salah satu organel kecil dalam sel eukariotik yang memiliki peran penting dalam berbagai proses biokimia. Yang perlu dipahami, sebetulnya apakah fungsi dari badan mikro ini?
Mengutip buku Biologi Kelompok Pertanian, Deden Abdurahman (2008:5), badan mikro terdiri atas peroksisom dan glioksisom. Peroksisom merupakan oksidasi pelindung, sementara glioksisom adalah jenis badan mikro yang terutama ditemukan pada sel tumbuhan, khususnya dalam biji yang berkecambah.
Apakah Fungsi dari Badan Mikro? Ketahui Juga Jenis-Jenisnya
Pengertian dari badan mikro adalah organel seluler yang dikelilingi oleh membran tunggal dan mengandung enzim-enzim yang terlibat dalam reaksi oksidatif. Organel ini pertama kali ditemukan pada tahun 1950-an dan dikenal memiliki berbagai jenis, selain peroksisom dan glioksisom, ada juga glikolisom, yang masing-masing memiliki fungsi khusus tergantung pada jenis sel dan organisme.
Dalam hal ini, badan mikro berperan penting dalam menjaga keseimbangan sel dan mendukung berbagai reaksi kimia yang diperlukan untuk kelangsungan hidup sel.
Lantas, apakah fungsi dari badan mikro? Agar lebih jelas, berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis badan mikro dengan masing-masing fungsinya.
1. Peroksisom
Peroksisom adalah jenis badan mikro yang paling umum ditemukan di sel hewan dan tumbuhan. Fungsinya adalah untuk mengoksidasi asam lemak dan memecah molekul beracun, seperti hidrogen peroksida (H2O2) menjadi air dan oksigen. Proses ini penting untuk melindungi sel dari kerusakan oksidatif.
2. Glioksisom
Glioksisom terutama ditemukan pada tumbuhan, khususnya pada biji yang sedang berkecambah. Organel ini berperan dalam siklus glioksilat, di mana lemak diubah menjadi gula yang dapat digunakan sebagai sumber energi oleh tanaman muda yang belum bisa melakukan fotosintesis.
3. Glikolisom
Glikolisom ditemukan pada beberapa jenis protozoa dan jamur. Organel ini terlibat dalam proses glikolisis, di mana gula dipecah untuk menghasilkan energi. Glikolisom membantu memisahkan jalur metabolik ini dari bagian lain sel untuk efisiensi yang lebih tinggi.
Peran Badan Mikro dalam Sel
Badan mikro juga berperan dalam detoksifikasi sel. Sebagai contoh, peroksisom mengandung enzim katalase yang mengubah hidrogen peroksida, yang dapat merusak sel, menjadi air dan oksigen. Selain itu, badan mikro juga berperan dalam metabolisme lipid, seperti oksidasi asam lemak, yang penting untuk produksi energi.
Selain fungsi-fungsi tersebut, badan mikro juga berperan dalam berbagai proses biokimia lainnya, seperti biosintesis asam empedu di hati dan konversi purin menjadi asam urat.
Karena badan mikro adalah organel kecil tetapi sangat penting dalam sel eukariotik, jika ditanyakan apakah fungsi dari badan mikro? Maka jawabannya secara singkat adalah fungsi badan mikro membantu menjaga keseimbangan sel dan melindungi sel dari kerusakan.
Dengan memahami fungsi badan mikro, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana sel beroperasi dan menjaga kelangsungan hidup organisme. (VAN)
Baca juga: Ketahui Fungsi Thimble pada Mikrometer beserta Komponen Mikrometer yang Lainnya
