Apakah Setelah Pubertas Kulit Anak Perempuan Mengalami Perubahan?

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pubertas adalah masa peralihan dari fase anak menuju dewasa atau biasa dikenal dengan istilah remaja. Namun apakah setelah masa pubertas kulit pada anak perempuan akan mengalami perubahan?
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam, Yanti Herlanti (2020:65) masa pubertas pada perempuan ditandai dengan menstruasi yang menandakan bahwa ovarium telah dapat menghasilkan sel telur dan bisa dibuahi oleh sperma.
Apakah Setelah Masa Pubertas Kulit Pada Anak Perempuan Akan Mengalami Perubahan? Ketahui Jawabannya
Pada remaja perempuan, biasanya terjadi peningkatan tinggi dan berat badan. Selain itu, pertumbuhan rambut di beberapa area sensitif, seperti ketiak dan kemaluan, juga mulai terjadi.
Pertumbuhan payudara biasanya dimulai sekitar 2–3 tahun sebelum menstruasi pertama dan berlangsung secara bertahap.
Lalu, apakah setelah masa pubertas kulit pada anak perempuan akan mengalami perubahan? Ya, karena peningkatan hormon selama pubertas menyebabkan kelenjar sebum bekerja lebih aktif.
Hal tersebut mengakibatkan produksi minyak di kulit menjadi ikut bertambah. Peningkatan jumlah minyak yang disertai dengan penumpukan debu dan sel kulit mati bisa menyumbat pori-pori yang menyebabkan munculnya komedo.
Jika penyumbatan pori-pori tersebut meradang dan terinfeksi, maka jerawat pun akan mulai muncul. Jumlah dan tingkat keparahan jerawat yang muncul sebagai ciri pubertas bisa berbeda-beda dipengaruhi oleh kebersihan dan faktor genetik.
Pada umumnya jerawat pubertas akan menghilang dengan sendirinya ketika menginjak usia 20-an. Namun terdapat beberapa kasus jerawat bertahan lebih lama, khususnya pada remaja perempuan yang memiliki kondisi kulit berminyak.
Jika kondisi kulit berjerawat terasa sangat mengganggu sehingga menurunkan rasa percaya diri, sebaiknya lebih menjaga kebersihan kulit. Biasakan untuk rutin mencuci muka terutama pada malam hari sebelum tidur.
Hal tersebut dapat membantu mengurangi penumpukan minyak dan sel kulit mati yang bisa menyumbat pori-pori. Jadi, agar lebih aman diharapkan pilih sabun pencuci muka khusus yang lembut dan berbahan dasar air.
Selain itu dapat mengoleskan obat jerawat dengan krim berbahan benzoyl peroxide yang ampuh membunuh bakteri penyebab jerawat. Usahakan untuk tidak sering menyentuh wajah, apalagi memencet jerawat karena bisa memperburuk kondisi kulit.
Semoga pemaparan di atas dapat memberikan pemahaman tentang apakah setelah masa pubertas kulit pada anak perempuan akan mengalami perubahan, sehingga dapat membantu untuk mengantisipasi permasalahan kulit yang dihadapi remaja. (EA)
Baca juga : Pengertian Pra Pubertas Pada Tahap Masa Pubertas
