Apakah Skripsi Termasuk Karya Ilmiah? Ini Jawabannya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah skripsi termasuk karya ilmiah sering kali muncul dibenak para mahasiswa, khususnya mahasiswa yang belum berpengalaman membuatnya. Skripsi menjadi salah satu syarat yang harus ditempuh untuk memperoleh gelar sarjana (S1).
Skripsi berisi penelitian serta pembahsan suatu topik dalam bidang ilmu pengetahuan tertentu. Penelitian ini dapat berupa hasil penelitian lapangan, kajian pustaka, hingga eksperimen. Penelitian dan pembuatan skripsi biasanya dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir dengan bimbingan dosen.
Apakah Skripsi Termasuk Karya Ilmiah?
Jadi, apakah skripsi termasuk karya ilmiah? Ya, skripsi termasuk karya ilmiah.
Menurut buku Menyelesaikan Skripsi dalam Satu Semester, Darmono, Ani M. Hasan (2002:1-3), skripsi merupakan karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program sarjana pada akhir masa studinya berdasarkan hasil penelitian, atau kajian kepustakaan, atau pengembangan terhadap suatu masalah yang dilakukan secara seksama.
Penulisan skripsi mempunya tujuan memberi pengalaman belajar kepada mahasiswa dalam menyelesaikan masalah secara ilmiah dengan cara melakukan penelitian sendiri hingga menarik kesimpulannya dengan cara menyusunnya menjadi bentuk karya ilmiah.
Sebagai sebuah karya ilmiah, skripsi punya peranan dalam kancah akademis di lingkungan perguruan tinggi.
Kaidah-Kaidah Karya Ilmiah dalam Skripsi
Sebagai laporan yang bersifat akademik, skripsi harus memenuhi kaidah sebagai karya ilmiah, di antaranya, yaitu:
Objektif. Pendapat yang dikemukakakan dalam skripsi harus menghindari pendapat pribadi, sehingga tidak ada kesan menimbulkan pendapat yang subjektif dan tidak netral.
Bertumpu pada data. Artinya, segala sesuatu yang dikemukakan dalam skripsi harus berdasarkan data. Data bisa diperoleh dari hasil percobaan laboratorium hingga kajian pustaka.
Kesimpulan diambil berdasarkan prosedur yang jelas. Maksudnya, skripsi harus didukung dengan metode yang benar, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jika metode dan prosedur secara keseluruhan jelas, maka kesimpulan yang akan diambil tidak akan diragukan lagi.
Seluruh pembahasan dalam skripsi harus berdasarkan rasio atau bisa diterima dengan akal. Prinsip ini dimaksudkan untuk mencegah jangan sampai emosi penulis ikut masuk yang menyebabkan terjadinya subjektivitas pada karya tulis yang dihasilkan.
Demikian penjelasan terkait pertanyaan apakah skripsi termasuk karya ilmiah dapat menjawab dan menambah pemahaman mengenai skripsi. (DIA)
Baca Juga: 2 Contoh Latar Belakang Skripsi dan Tips Menulisnya
