Konten dari Pengguna

Arti Rekognisi, Prestasi Mahasiswa yang Diraih tanpa Harus Mengikuti Lomba

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rekognisi adalah. Sumber: unsplash.com/ Muhammad Rizwan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rekognisi adalah. Sumber: unsplash.com/ Muhammad Rizwan

Rekognisi adalah penghargaan dari institusi pendidikan atau masyarakat kepada mahasiswa yang dianggap memilki nilai atau perilaku baik tanpa harus mengikuti lomba atau kompetisi akademik. Nilai yang dimaksud di sini bukan nilai mata kuliah melainkan lebih ke nilai budi luhur dan sikap.

Pengakuan terhadap nilai dan budi luhur seorang mahasiswa bisa disematkan dan diberikan kapan saja, tidak harus menunggu saat acara wisuda. Misalnya, seorang mahasiswa KKN berhasil menyelamatkan nyawa anak yang akan tenggelam ke sungai. Kemudian dia diberi penghargaan sebagai rekognisi dari Pak Lurah dan masyarakat setempat.

Rekognisi adalah

Ilustrasi rekognisi adalah. Sumber: unsplash.com/ Giorgio Trovato

Mengutip dari buku Olahraga Tradisional Tual Sagu Golek Sagu: Warisan Budaya Olahraga Tradisional Khas Kabupaten Kepulauan Meranti karya Dedi Nofrizal, dkk. (2023:59) pengertian rekognisi adalah suatu hal, objek atau keadaan yang diakui, mendapat pengakuan, pengenalan dan penghargaan dari seseorang, kelompok maupun golongan masyarakat. Pada prinsipnya pengenalan (rekognisi) adalah proses untuk memberikan label ke suatu objek berdasarkan informasi yang disediakan oleh ciri atau deskriptornya.

Tidak ada unsur kompetisi dan perlombaan untuk memperebutkan penghargaan dalam rekognisi. Sebab penghargaan dan prestasi disematkan berdasarkan tindakan yang acak dan memiliki nilai yang dianggap baik dan pantas untuk diberikan penghargaan.

Baca juga: Mengenal PKKMB yang Wajib Diketahui Para Mahasiswa Baru

Dalam rekognisi pemberi gelar kehormatan atau penghargaan bisa rekor, pejabat kampus dan siapa pun yang memiliki kekuasaan di suatu tempat atau wilayah. Rekognisi terhadap suatu objek tergantung pada tujuan pengenalan yang dilakukan, tujuan yang dimaksud adalah adanya pengakuan, perhatian dan penghargaan terhadap objek tersebut.

Kriteria untuk mendapatkan rekognisi menurut buku Menjawab Persoalan Pendidikan di Era Reformasi: Antologi Pemikiran Rochmat Wahab karya Rochmat Wahab (2019:278) adalah mahasiswa yang dianggap berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

Namun, bukan berarti semua mahasiswa yang dianggap baik akan diberikan rekognisi. Pemberian prestasi tersebut merupakan hal yang acak dan tidak terduga dan bahkan sangat jarang terjadi.

Sebagai contoh, YouTuber sekaligus sutradara Bayu Moektito atau yang sering dikenal sebagai Bayu Skak pernah mendapatkan rekognisi dari kampusnya, Universitas Negeri Malang. Dia diberi kehormatan untuk lulus kuliah tak bersyarat akibat kesuksesannya dalam mempopulerkan bahasa daerah dalam film garapannya.

Hal tersebut termasuk dalam rekognisi yang diberikan oleh pejabat kampus kepada mahasiswanya. Secara umum, rekognisi adalah prestasi yang sulit didapatkan karena tidak ada ukuran pasti dan standar yang jelas dalam mengejarnya. (IMA)