Konten dari Pengguna

Asesmen: Proses Evaluasi Hasil Belajar Peserta Didik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asesmen adalah. Sumber: [Foto hanya ilustrasi. unsplash.com/Freddie Marriage]
zoom-in-whitePerbesar
Asesmen adalah. Sumber: [Foto hanya ilustrasi. unsplash.com/Freddie Marriage]

Asesmen adalah kegiatan evaluasi hasil belajar peserta didik oleh guru. Dalam dunia pendidikan terdapat tiga proses pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sedangkan asesmen ini masuk pada proses ketiga.

Seorang guru perlu melakukan asesmen kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka pada pelajaran. Dengan melihat hasil evaluasi belajar, maka akan membantu guru dalam menentukan metode pembelajaran selanjutnya.

Pengertian Asesmen Peserta Didik

Asesmen adalah. Sumber: [unsplash.com/Firmbee.com]

Dikutip dari situs Direktorat Pengembangan Akademik Universitas Islam Indonesia (UII), asesmen adalah bentuk kegiatan berupa ujian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai hasil belajar siswa.

Seperti seberapa baik pemahaman/kinerja peserta didik selama mengikuti pembelajaran. Setelah mendapatkan hasil asesmen, guru akan melakukan proses penilaian atau yang dikenal dengan grading.

Grading adalah proses memberikan nilai berupa angka atau huruf di setiap mata pelajaran siswa. Kemudian hasil penilaian tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan pembelajaran berikutnya.

Contoh di sebuah sekolah guru mengadakan evaluasi pembelajaran semua mata pelajaran. Bentuk asesmen bisa berupa penugasan atau ujian kemudian guru memeriksa hasil ujian lalu memberikan penilaian. Nilai tersebut nantinya akan menentukan ranking setiap peserta didik.

Tujuan Asesmen Peserta Didik

Asesmen adalah. Sumber: [Foto hanya ilustrasi. unsplash.com/Iewek Gnos]

Sebagai seorang guru, maka harus tahu apa tujuan dilakukannya asesmen. Bukan hanya sekadar mendapatkan informasi kinerja siswa, melainkan juga sebagai keeping track, summing up, finding out, dan checking up.

1. Keeping Track

Tujuan pertama adalah untuk mengetahui apakah kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan rencana pelaksanaan atau tidak. Untuk mengetahui hal tersebut guru bisa membuat laporan mengenai hasil belajar siswa dalam rentang waktu tertentu.

2. Summing Up

Summing up adalah mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terkait materi yang telah diajarkan. Guru dapat melacak kemampuan peserta didik sebelum beralih ke materi berikutnya.

3. Finding Out

Tujuan asesmen adalah mencari atau menemukan kelebihan dan kekurangan peserta didik selama pembelajaran. Apabila guru tahu letak kekurangan siswa, tentu akan mudah mencari solusinya.

4. Checking Up

Terakhir adalah untuk mengetahui materi mana saja yang sudah dipahami oleh peserta didik. Seperti yang diketahui bahwa peserta didik memiliki kapasitas otak berbeda. Dengan adanya asesmen guru, maka akan lebih mudah untuk menerapkan metode yang tepat.

Baca Juga: Contoh Penerapan Asesmen Dalam Kurikulum Merdeka yang Tepat

Asesmen adalah proses untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi di kelas. Bentuk asesmen di dunia pendidikan biasanya berupa ujian. Lewat hasil ujian tersebut guru bisa melakukan evaluasi. [GTA]