Asesmen Sumatif PAUD: Pengertian, Fungsi dan Instrumen

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asesmen sumatif PAUD merupakan salah satu bentuk evaluasi yang dijalankan pada Kurikulum Merdeka. Asesmen merupakan umpan balik yang berharga bagi peserta didik, pendidik dan orang tua peserta didik.
Asesmen ada 2 macam, yaitu formatif dan sumatif. Keduanya sama penting meski asesmen sumatif lebih sering ditunggu karena tercermin dalam rapor.
Pengertian Asesmen Sumatif PAUD beserta Fungsi dan Instrumen
Asesmen sumatif pada PAUD berbeda karena prioritasnya bukan untuk menentukan ranking kelas, kenaikan kelas atau kelulusan. Pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perkembangan si anak lebih diutamakan sebagai fondasi untuk jenjang pendidikan selanjutnya.
Untuk memahami asesmen sumatif PAUD, berikut pembahasannya, yang dikutip dari Modul Asesmen Pembelajaran Dini, Sigit Purnama dan Miratul Hayati (2023).
1. Pengertian Asesmen Sumatif di Tingkat PAUD
Berdasarkan Peraturan Mendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang standar penilaian pendidikan PAUD menyebutkan bahwa penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar peserta didik.
Asesmen sumatif dilakukan untuk memastikan ketercapaian seluruh tujuan belajar. Strategi asesmen pada PAUD harus memerhatikan perkembangan anak, kondisi sosial anak, lingkungan belajar dan sebagainya.
Laporan asesmen PAUD berbentuk laporan hasil pencapaian pembelajaran ditambah dengan informasi pertumbuhan dan perkembangan siswa.
2. Fungsi Asesmen Sumatif di Tingkat PAUD
Asesmen sumatif dapat dimanfaatkan oleh siswa, guru dan orang tua siswa. Berikut adalah fungsi asesmen sumatif pada PAUD yang bisa dimanfaatkan tersebut:
Untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik dalam periode tertentu.
Untuk membandingkan pencapaian hasil belajar peserta didik dengan indikator yang telah ditetapkan.
Untuk memberikan informasi tentang peserta didik yang bersangkutan kepada orang tua / wali dan pendidik di tingkat sekolah dasar.
3. Instrumen Asesmen Sumatif di Tingkat PAUD
Instrumen asesmen harus disesuaikan dengan karakteristik anak, tujuan asesmen dan kemudahan penggunaan. Berikut beberapa instrumen asesmen yang sering digunakan:
Catatan anekdotal, yang berisi informasi peristiwa teramati, tanggal, waktu kejadian dan setting tempat.
Ceklis capaian perkembangan, yang berisi informasi ketercapaian tujuan pembelajaran.
Catatan hasil karya, yang berisi dokumen atau foto tentang buah karya siswa, seperti gambar, prakarya, tari, kolase dan sebagainya.
Rubrik, yaitu instrumen kualitatif yang berisi indikator atau kriteria penilaian siswa.
Foto berseri, yang berisi rangkaian foto perilaku anak dalam waktu tertentu disertai keterangan.
Orang tua harus secara aktif memantau hasil asesmen sumatif PAUD. Untuk mempersiapkan fondasi yang kuat bagi siswa PAUD agar sukses di jenjang-jenjang pendidikan seterusnya diperlukan kerja sama siswa, guru dan orang tua siswa. (lus)
Baca juga: Rangkuman Materi Pembelajaran PAUD
