Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Menghitung Luas Suatu Bangunan dengan Satuan Tidak Baku?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Cara Menghitung Luas Suatu Bangunan dengan Satuan Tidak Baku. Sumber: Pixabay/sergiovisor_ph
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Cara Menghitung Luas Suatu Bangunan dengan Satuan Tidak Baku. Sumber: Pixabay/sergiovisor_ph

Bagaimana cara menghitung luas suatu bangunan dengan satuan tidak baku? Padahal secara resminya, luas suatu bangunan dihitung dengan menggunakan satuan baku yang sudah diatur dalam Sistem Internasional (SI).

Sebenarnya cara menghitung luas suatu bangunan terbagi menjadi dua cara, yaitu dengan menggunakan satuan baku serta satuan tidak baku. Keduanya dipelajari dalam ilmu matematika.

Ketahui Bagaimana Cara Menghitung Luas Suatu Bangunan dengan Satuan Tidak Baku

Ilustrasi Bagaimana Cara Menghitung Luas Suatu Bangunan dengan Satuan Tidak Baku. Sumber: Pixabay/rkit

Dikutip dari buku Cara Pintar Menghadapi Ujian Nasional 2009 IPA SMP, Muslim dan Pudiawati (2008:1), satuan adalah suatu pembanding di dalam pengukuran. Adapun satuan tidak baku adalah satuan yang tidak tetap dan tidak berlaku di mana-mana.

Jenis satuan ini tidak memiliki nilai yang pasti, selalu berubah-ubah, serta banyak dipengaruhi oleh lokasi dan kondisi. Adapun terdapat sejumlah cara yang sering dilakukan untuk menghitung luas suatu bangunan dengan satuan tidak baku. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Ubin

Ubin merupakan salah satu satuan tidak baku yang paling sering digunakan masyarakat Indonesia dalam menghitung luas suatu bangunan. Bahkan metode pengukuran ini sangat lumrah terjadi di daerah Jawa Tengah.

Umumnya, satu ubin memiliki ukuran yang setara dengan 16 m². Lalu, bangunan yang mempunyai ubin akan dihitung luasnya dengan cara menghitung ubin yang ada di dalam suatu bangunan.

Sebagai contoh, jika di dalam suatu ruangan memiliki 100 ubin, maka luas ruangan tersebut adalah 100 ubin atau setara dengan 1600 m².

2. Kertas Origami

Kertas origami merupakan kertas khusus untuk membuat origami. Jenis kertas yang berasal dari Jepang ini memiliki sifat yang sangat mudah dilipat menjadi berbagai macam bentuk.

Menghitung luas dengan kertas origami dapat dilakukan dengan menutupi seluruh permukaan bangunan tanpa celah dengan kertas origami. Kemudian jumlah total kertas origami akan dihitung semuanya.

Satu satuan luas sama dengan satu kertas origami. Oleh karena itu, jika suatu kotak dapat ditutupi oleh 20 kertas origami, maka luas kotak tersebut adalah 20 satuan luas kertas origami.

Baca juga: Contoh Benda yang Dapat Digunakan Sebagai Satuan Volume Tidak Baku

Itu dia ulasan mengenai bagaimana cara menghitung luas suatu bangunan dengan satuan tidak baku. Selain kedua cara di atas, perhitungan juga dapat dilakukan dengan uang kertas atau kartu yang dihitung dengan metode yang kurang lebih sama. (YAS)