Konten dari Pengguna

Bagaimana Kunang-kunang Bertahan Hidup? Ini Jawaban dan Siklus Hidupnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana kunang-kunang bertahan hidup. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/Deactivated
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana kunang-kunang bertahan hidup. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/Deactivated

Kunang-kunang atau kumbang malam memiliki ciri yang identik yaitu warnanya yang terang saat malam hari. Namun, pasti banyak orang bertanya bagaimana kunang-kunang bertahan hidup. Sebab, serangga ini memiliki keunikan pada tubuhnya.

Dikutip dari buku Bioluminisensi Kunang-Kunang oleh Ratnawulan (2019:1), kunang-kunang adalah sejenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang terlihat jelas pada malam hari. Kunang-kunang tersebut termasuk dalam golongan Lampyridae, familia dalam ordo kumbang Coleopetra.

Bagaimana Kunang-Kunang Bertahan Hidup?

Bagaimana kunang-kunang bertahan hidup. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/Deactivated

Kunang-kunang juga sering disebut dengan dengan firefly, lightning bugs maupun glow worms. Cahaya yang dihasilkan pada dasarnya memiliki kegunaan dan fungsi tertentu yang memengaruhi bagaimana kunang-kunang bertahan hidup.

Pertama, kunang-kunang bertahan hidup dengan mengeluarkan cahaya sebagai bentuk komunikasi kepada sesama jenisnya. Hal ini berkaitan dengan pencarian pasangan hingga akhirnya melakukan proses perkwainan.

Selain untuk mencari pasangan, cahaya pada kunang-kunang juga digunakan untuk berburu makanan. Contohnya adalah cacing tanah atau serangga lainnya. Hal ini dilakukan dengan menarik perhatian mangsa dengan cahaya tersebut.

Habitat kunang-kunang umumnya berada di daerah yang minim cahaya. Saat melindungi dari predator, maka kunang-kunang akan menghasilkan cahaya yang lebih redup. Sehingga dapat bertahan hidup dan melindungi dirinya.

Siklus Hidup Kunang-Kunang

Bagaimana kunang-kunang bertahan hidup. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Lernestorod

Bagaimana kunang-kunang bertahan hidup tak lepas dari siklus hidupnya yang berawal dari fase telur. Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak siklus hidup kunang-kunang di bawah ini.

  1. Telur. Awal mula kunang-kunang hidup berasal dari telur yang dikelurkan betina. Umumnya, sang betina akan mengeluarkan 100 butir telur sekaligus dan menetaskannya dari 2-4 minggu. Biasanya, telur ini dapat ditemui pada tanah, tanah, dedaunan, atau permukaan yang lembap.

  2. Larva. Siklusnya selanjutnya adalah larva yang berubah menjadi bentuk panjang seperti cacing. Pada tahap ini, kunang-kunang sangat aktif mencari makanan dan terus teumbuh.

  3. Pupa. Tahap pupa dapat disebut sebagai tahap kepompong. Kunang-kunang yang awalnya berbentuk cacing kemudian akan berubah bentuknya pada proses ini.

  4. Kunang-kunang dewasa. Setelah melewati proses metamorfosis sempurna, maka kunang-kunang dapat berubah bentuk menjadi dewasa.

Demikianlah penjelasan mengenai bagaimana kunang-kunang bertahan hidup. Selain itu, siklus hidup dari kumbang malam ini juga menarik untuk dipelajari. (NUJM)

Baca Juga: Mengapa Kunang-Kunang Mengeluarkan Cahaya? Ini Penjelasannya