Bagaimana Lempeng Bumi Bisa Bergerak? Ini Jawabannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana lempeng bumi bisa bergerak? Ternyata ada alasan tersendiri yang membuat gerakan lempeng bumi bisa terjadi kapan saja. Hal tersebut terkait dengan struktur dan lapisan di bawah lempeng bumi yang mudah berubah.
Bumi terdiri dari samudera dan daratan. Setiap samudera dan daratan memiliki lempengnya sendiri, yaitu lempeng samudera dan lempeng benua.
Bagaimana Lempeng Bumi Bisa Bergerak?
Bagaimana lempeng bumi bisa bergerak? Menurut buku Kuark - Kapten Bintang Penjelajah Galaksi Komik Sains Kuark Tahun 4 Edisi 12 Level 3, Gelar Soetopo (2008:68), dalam ilmu geologi atau ilmu bumi, terdapat sebuah teori yang mengatakan bahwa permukaan bumi yang bulat ini sebenarnya terdiri dari lempengan-lempengan berukuran sangat besar.
Lempeng bumi itu jumlahnya cukup banyak. Terdapat 2 jenis lempeng bumi, yakni lempeng benua yang ada di daratan dan lempeng samudera yang berada di lautan.
Contoh lempeng benua yaitu lempeng Afrika, lempeng Antartika, lempeng Australia, lempeng Eurasia, lempeng Amerika Utara, lempeng Amerika Selatan, lempeng Filipina, lempeng India dan lempeng Arabia.
Sedangkan contoh lempeng samudera seperti lempeng Pasifik, lempeng carribean, lempeng juan de fuca, lempeng nazca, dan lempeng scotia.
Baca juga: Mengenal Struktur Bumi beserta Penjelasannya
Di bawah lempeng bumi terdapat magma yang bergejolak karena bentuknya cair dan panas. Letaknya jauh di dalam perut bumi. Magma inilah yang selalu bergerak karena mengalami pemanasan dari bagian dalam bumi.
Gerakan magma yang tak pernah berhenti tersebut dinamakan gerakan konveksi. Magma yang lokasinya dekat dengan inti bumi akan menjadi panas kemudian naik ke permukaan. Magma ini menuju ke sekitar dasar lempeng bumi. Hal inilah yang kemudian membuat lempeng bumi ikut bergerak.
Ketika magma mencapai lempeng bumi, materinya akan menjadi dingin dan kembali turun ke dasar bumi. Begitulah siklusnya secara berulang-ulang dan terus menerus.
Maka tak mengherankan apabila lempeng bumi bisa bergerak dan menimbulkan banyak fenomena alam seperti terbentuknya gunung, tsunami dan gempa bumi.
Jawaban mengenai pertanyaan bagaimana lempeng bumi bisa bergerak adalah karena aktivitas magma di dalam perut bumi yang tidak pernah berhenti. (IMA)
