Konten dari Pengguna

Bagaimana Makhluk Hidup dalam Satu Ekosistem Berkaitan Satu dengan Lainnya?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya. Sumber: www.unsplash.com

Ekosistem adalah sistem yang terdiri dari makhluk hidup (biotik) dan komponen tidak hidup (abiotik) yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain dalam suatu lingkungan tertentu. Lantas, sebetulnya bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya?

Mengutip buku Melestarikan Alam Indonesia, Jatna Supriatna (2008:310), ekosistem merupakan suatu aplikasi pengetahuan tentang ekosistem dan bagaimana berfungsinya setiap organisme di dalamnya, yang dibatasi oleh keterbatasan lingkungan fisik. Selain itu, ada tujuan dari manajemen ekosistem, yaitu terpeliharanya proses ekologi, keanekaragaman hayati, dan kompleksitasnya.

Bagaimana Makhluk Hidup dalam Satu Ekosistem Berkaitan Satu dengan Lainnya? Ini Penjelasannya

Ilustrasi bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya. Sumber: www.unsplash.com

Makhluk hidup dalam ekosistem saling bergantung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti makanan, tempat tinggal, dan perlindungan. Pertanyaan yang sering diajukan adalah bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya?

Caranya adalah melalui makanan atau peristiwa makan dan dimakan yang disebut juga dengan rantai makanan. Berikut penjelasannya.

1. Rantai Makanan

Rantai makanan adalah urutan peristiwa makan dan dimakan di antara makhluk hidup untuk mendapatkan energi. Dalam rantai makanan, makhluk hidup dibedakan menjadi produsen, konsumen, dan dekomposer.

  • Produsen

    Tumbuhan hijau yang dapat membuat makanannya sendiri melalui fotosintesis yang disebut sebagai sumber utama energi dalam ekosistem.

  • Konsumen

    Makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan bergantung pada makhluk hidup lain untuk mendapatkan energi. Konsumen dibagi menjadi beberapa tingkat, yaitu konsumen primer (herbivora), konsumen sekunder (karnivora), dan konsumen tersier (karnivora tingkat tinggi).

  • Dekomposer

    Dekomposter merupakan organisme seperti bakteri dan jamur yang menguraikan bahan organik mati menjadi zat anorganik yang kemudian dapat digunakan kembali oleh produsen.

    Melalui rantai makanan, energi mengalir dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya, dimulai dari produsen dan berakhir pada dekomposer.

2. Jaring-jaring Makanan

Jaring-jaring makanan adalah kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berkaitan dalam ekosistem. Dalam jaring-jaring makanan, satu makhluk hidup dapat menjadi bagian dari beberapa rantai makanan.

Hal ini menunjukkan bahwa makhluk hidup dalam ekosistem memiliki hubungan yang kompleks dan saling bergantung satu sama lain.

3. Hubungan Simbiosis

Simbiosis adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang berbeda spesies dalam ekosistem. Ada tiga jenis simbiosis yang umum terjadi, yakni:

  • Mutualisme

    Hubungan saling menguntungkan antara dua makhluk hidup. Contohnya, hubungan antara bunga dan lebah, di mana bunga mendapatkan bantuan penyerbukan dari lebah, dan lebah mendapatkan makanan berupa nektar.

  • Parasitisme

    Hubungan di mana satu makhluk hidup diuntungkan sementara yang lainnya dirugikan. Contohnya, kutu yang hidup di tubuh hewan.

  • Komenalisme

    Hubungan di mana satu makhluk hidup diuntungkan dan yang lainnya tidak dirugikan maupun diuntungkan. Contohnya, ikan remora yang menempel pada tubuh hiu untuk mendapatkan sisa makanan hiu.

4. Ketergantungan Terhadap Faktor Abiotik

Selain berhubungan dengan makhluk hidup lain, makhluk hidup dalam ekosistem juga bergantung pada faktor abiotik, seperti air, udara, tanah, dan cahaya matahari.

Faktor-faktor ini penting untuk mendukung kehidupan makhluk hidup, misalnya:

  • Tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis.

  • Hewan dan tumbuhan membutuhkan air untuk metabolisme.

  • Tanah menyediakan nutrisi bagi pertumbuhan tumbuhan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa bagaimana makhluk hidup dalam satu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya, yaitu makhluk hidup dalam satu ekosistem saling berkaitan dan bergantung satu sama lain untuk bertahan hidup melalui rantai makanan.

Interaksi ini menciptakan keseimbangan dalam ekosistem, sehingga gangguan pada satu komponen dapat mempengaruhi keseluruhan ekosistem. Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan di dalamnya dapat berlanjut dengan baik. (VAN)

Baca juga: Ciri-ciri Ekosistem Darat dan Jenisnya