Bagaimana Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Sistem Penyelenggaraan Ujian Tertulis?

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana pendapat Bapak/Ibu terhadap sistem penyelenggaraan ujian tertulis saat ini? Pertanyaan ini muncul dalam rangkaian PPG 2025 dan jadi bahan renungan banyak guru di seluruh Indonesia.
Sebagian besar guru merasa ujian tertulis masih penting untuk mengukur pemahaman, tapi tak sedikit juga yang menilai perlu ada penyegaran dalam cara pelaksanaannya. Di tengah perubahan kurikulum dan perkembangan teknologi, wajar jika sistem ini mulai dipertanyakan efektivitas dan kesesuaiannya.
Bagaimana Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Sistem Penyelenggaraan Ujian Tertulis Saat Ini? Ini Jawabannya
Bagaimana pendapat bapak/ibu terhadap sistem penyelenggaraan ujian tertulis saat ini? Sistem penyelenggaraan ujian tertulis saat ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Dikutip dari buku Strategi Sukses Ujian Profesi Advokat, Zulfa (2017), dalam ujian ini, peserta ujian harus mengerjakan semua soal. Peserta ujian juga dilarang bertanya dan menjawab pertanyaan dari peserta lain selama ujian berlangsung.
Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan yang dapat ditemukan.
1. Kelebihan Tes Tertulis
Bisa Menilai Banyak Peserta Sekaligus
Guru dapat menilai kemampuan sejumlah peserta didik secara bersamaan, meskipun peserta tes berada di lokasi yang berbeda.
Peserta Lebih Bebas dalam Menjawab
Peserta tes memiliki ruang untuk menjawab dengan caranya sendiri. Para peserta akan merasa nyaman dan tidak tertekan menghadapi tes.
Penilaian Lebih Objektif
Karena semua peserta mengerjakan soal yang sama, maka hasil tes tertulis cenderung lebih objektif. Hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dibandingkan jenis tes lainnya.
2. Kekurangan Tes Tertulis
Tidak Cocok untuk Menilai Keterampilan Praktis dan Sikap
Tes tertulis kurang sesuai jika digunakan untuk menilai kemampuan psikomotorik atau aspek sikap dan karakter peserta didik.
Masih Rentan Terhadap Kecurangan
Nilai dari tes tertulis terkadang diragukan karena masih ada kemungkinan peserta mencontek atau mendapat bantuan dari pihak lain.
Bisa Menimbulkan Salah Tafsir Jika Soalnya Tidak Jelas
Jika soal dalam tes tidak disusun dengan bahasa yang tegas dan jelas, peserta bisa salah memahami maksudnya. Akibatnya, jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Itulah jawaban atas pertanyaan, "Bagaimana pendapat bapak/ibu terhadap sistem penyelenggaraan ujian tertulis saat ini?". Dengan perbaikan yang tepat, ujian ini tetap bisa menjadi alat ukur yang efektif tanpa mengabaikan aspek lain dari kompetensi peserta didik. (Msr)
Baca juga: Apa Saja Mata Pelajaran yang Diujikan di TKA? Ini Informasinya
