Konten dari Pengguna

Bagaimana Peran Cahaya dan Bayangan dalam Karya Seni Rupa? Ini Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bagaimana Peran Cahaya dan Bayangan dalam Karya Seni Rupa?. sumber: Pexels/Steve Johnson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bagaimana Peran Cahaya dan Bayangan dalam Karya Seni Rupa?. sumber: Pexels/Steve Johnson

Cahaya memiliki peran penting untuk memberikan nilai keindahan pada karya seni rupa. Bagaimana peran cahaya dan bayangan dalam karya seni rupa? Hal ini berkaitan dengan karya yang dihasilkan oleh para senimannya.

Karya seni rupa dapat dinikmati dengan dilihat dan dirasakan. Sebab unsur-unsurnya tampak oleh mata manusia. Jika tidak ada cahaya dan bayangan, maka karya tersebut menjadi kurang hidup, terutama untuk kategori realis.

Bagaimana Peran Cahaya dan Bayangan dalam Karya Seni Rupa?

Ilustrasi Bagaimana Peran Cahaya dan Bayangan dalam Karya Seni Rupa?. sumber: Pixabay

Menurut buku 99% Sukses Menghadapi Ulangan Harian SD/MI Kelas 4, Tim Guru Eduka, ‎Eka Fitri, (2015:302), seni rupa adalah konsep karya seni yang bentuknya terdiri atas unsur-unsur rupa, yaitu garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang, dan warna.

Lalu, bagaimana peran cahaya dan bayangan dalam karya seni rupa? Cahaya adalah sinar atau terang, baik dari alam atau buatan. Setiap bentuk karya seni rupa tidak akan terlihat jika tidak ada cahaya.

Bayangan adalah daerah gelap ketika cahaya dihalangi oleh sesuatu. Bayangan posisinya menempati seluruh volume tiga dimensi di belakang suatu objek dengan cahaya di depannya.

Seni rupa merupakan seni yang dapat dinikmati dengan menampilkan wujudnya. Sesuai dengan namanya, cabang seni ini membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan oleh manusia dengan berbagai unsurnya.

Cahaya dan bayangan berpengaruh terhadap hasil karya seni rupa. Ketika ditangkap mata, manusia menangkap wujud dari karya yang akan dibuat, termasuk area yang terkena cahaya ataupun area yang gelap menjadi bayangan.

Keduanya memiliki peran menambah nilai estetik dari sebuah karya atau bentuk, hingga gambar. Dimensi tiga dimensi akan terbentuk, menjadikan karya tersebut memiliki ketebalan, tekstur, hingga ruang dan warna.

Cahaya dan bayangan juga berperan dalam memberikan kesan dari hasil sebuah karya. Sebab, dapat menggambarkan perasaan, gagasan, dan ide. Misalnya, karya yang dominan gelap dan berbayang akan memancarkan perasaan suram dan sedih.

Jika ada cahaya terang maka kesan yang akan ditangkap ialah jelas, bersih, detail, bahagia. Jadi, keduanya berperan menyampaikan pesan sebuah karya kepada khalayak.

Ada beberapa jenis pencahayaan yang dikenal dalam seni rupa berdasarkan peran dan fungsinya. Berikut di antaranya.

  • General lighting. Merupakan sumber penerangan utama, dengan sumber cahaya di titik yang simetris atau di tengah-tengah objek, ruangan, dan model.

  • Back lighting. Jenis pencahayaan ini berasal dari sumber cahaya yang berasal dari belakang objek.

  • Front lighting. Jenis ini digunakan untuk menunjukkan detail-detail dari suatu objek agar terlihat jelas.

Jadi, bagaimana peran cahaya dan bayangan dalam karya seni rupa? Perannya terdapat pada pemberian nilai estetik pada sebuah karya seni, sehingga akan terbentuk dimensi dalam karya tersebut. (DVA)

Baca Juga: 7 Jenis Arsiran dan Penjelasannya dalam Seni Rupa