Bagian-Bagian Kompas yang Penting dan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika melakukan pendakian, banyak pendaki akan mengeluarkan kompas sebagai penunjuk jalan. Ada beberapa bagian-bagian kompas dan jenisnya yang wajib diketahui oleh pemula ketika ingin melakukan perjalanan hiking atau pramuka.
Menurut kbbi.kemdikbud.go.id, kompas merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengetahui arah mata angin dan biasanya berbentuk seperti jam dengan jarum besi. Biasanya, alat ini dikenal sebagai alat pedoman arah.
Prinsip kompas berupa panah penunjuk magnetis yang dapat memberikan rujukan sebuah arah tertentu. Hal ini bisa terjadi karena kompas dapat menyelaraskan dengan medan magnet bumi lebih akurat. Sehingga, alat ini biasa digunakan untuk menentukan arah dan besaran derajat.
10 Bagian-Bagian Kompas
Meskipun mirip dengan sebuah jam, kompas memiliki struktur yang berbeda dari jam. Ada beberapa bagian-bagian kompas yang memiliki peran penting pada alat itu sendiri.
Visir merupakan sebuah kawat halus yang digunakan untuk membidik sasaran.
Tutup dial merupakan dua garis dengan sudut 45º dan dapat diputar.
Jarum penunjuk merupakan sebuah bagian yang dapat menunjukkan arah magnet bumi bagian utara.
Celah bidik merupakan bagian yang digunakan untuk melihat bidikan dari visir.
Lensa pembesar merupakan sebuah lensa berbentuk cembung yang digunakan untuk melihat angka dalam skala kompas.
Pengait jempol merupakan sebuah bagian yang berfungsi untuk menjaga kestabilan posisi saat membidik dengan memasukkan jempol atau ibu jari dan menggantung kompas.
Kaca pelindung merupakan bagian yang dapat melindungi magnet dari debu dan kotoran.
Skala kompas merupakan bagian yang memiliki nama arah mata angin dan nilai derajatnya.
Garis penunjuk orientasi merupakan bagian yang menunjukkan nilai hasil bidikan.
Penutup adalah sebuah penutup yang dimiliki kompas ketika selesai melakukan bidikan.
2 Jenis Kompas
Selain bagian struktur kompas, ada beberapa jenis kompas yang memiliki bentuk unik. Berikut jenis-jenis kompas.
1. Kompas Analog
Kompas analog merupakan sebuah kompas yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari terutama anak pramuka. Kompas ini digunakan secara manual dengan menyelaraskan jarum kompas yang ada di dalam kompas tersebut. Jenis ini terbagi menjadi tiga jenis lagi.
Kompas Lensa
Kompas ini merupakan sebuah kompas yang memiliki lensa biconcave. Biasanya, kompas ini digunakan untuk mempermudah seseorang dalam membaca kompas karena memiliki lensa sederhana dan ringan.
Kompas Bidik
Kompas bidik adalah kompas yang berfungsi untuk melakukan bidikan besar derajat di sebuah medan untuk bisa diproyeksikan dalam peta. Biasanya, kompas ini digunakan dalam kegiatan pramuka.
Kompas Orienteering
Kompas jenis ini biasa digunakan dalam orientasi atau perhitungan dan pembacaan peta secara langsung. Ciri fisik kompas orienteering adalah memiliki badan transparan untuk mempermudah pembacaan terhadap peta yang ditaruh dibawah kompas.
2. Kompas Digital
Sesuai dengan namanya, kompas digital bekerja secara digital. Biasanya, kompas ini disertakan sebagai sistem navigasi di dalam dunia robotika atau gadget elektronik seperti hp.
Baca Juga: Pengertian Arah Mata Angin, Jenis, dan Cara Menentukannya
Demikian beberapa informasi mengenai bagian-bagian kompas. Pastinya, setiap jenis-jenis kompas memiliki fungsi yang sama untuk menunjukkan arah, tetapi keahlian menggunakan kompas perlu dilatih agar tidak salah membaca arah. (AYA)
