Konten dari Pengguna

Berikut Contoh Seni Rupa pada Zaman Batu Tengah dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi berikut contoh seni rupa pada zaman batu tengah. Sumber foto: Pixabay/pcsfish
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berikut contoh seni rupa pada zaman batu tengah. Sumber foto: Pixabay/pcsfish

Seni rupa di Indonesia bermula sejak zaman batu atau nirleka. Zaman batu terbagi menjadi empat periode, yaitu zaman batu tua, zaman batu tengah, zaman batu muda, dan zaman batu besar. Berikut contoh seni rupa pada zaman batu tengah yang dapat dijadikan sebagai bahan belajar.

Pada dasarnya zaman batu tengah memiliki karya seni rupa yang lebih halus dari zaman batu tua. Banyak peninggalan zaman batu tersebut yang ditemukan di dekat pantai. Hal ini disebabkan karena permukiman manusia pada zaman batu tengah cenderung lebih dekat ke pantai.

Berikut Contoh Seni Rupa pada Zaman Batu Tengah

Ilustrasi berikut contoh seni rupa pada zaman batu tengah. Sumber foto: Unplash/Dylan Freedom

Zaman batu tengah juga dikenal sebagai zaman mesolitikum. Pada zaman ini, dia mulai menetap dan tidak lagi nomaden (berpindah-pindah tempat). Manusia yang hidup pada zaman mesolitikum adalah manusia bangsa Melanesoid.

Periode zaman batu tengah juga memiliki kondisi alam yang relatif stabil dan lebih baik. Kondisi ini mendukung manusia mengembangkan beberapa aspek dalam kehidupannya, seperti sistem organisasi sosial, pembagian kerja, dan kepercayaan terhadap arwah leluhur (animisme).

Pada zaman ini, manusia menggunakan batu yang lebih halus serta panah bergigi yang terbuat dari tulang-tulang hewan untuk berburu binatang. Seni rupa yang terbuat dari batu lebih halus jika dibandingkan dengan zaman batu tua (paleolitikum).

Seni rupa yang digunakan dalam zaman batu tengah menjadi salah satu sejarah perkembangan manusia dari zaman purba ke zaman modern.

Dikutip dari buku Sejarah Indonesia dan Dunia oleh Vedra Octa Samira, dkk. (2022:6-8) berikut contoh seni rupa pada zaman batu tengah dan penjelasannya yang dapat menambah wawasan.

1. Kjokkenmoddinger

Kjokkenmoddinger adalah tumpukan sampah dapur berupa cangkang dan cangkang siput yang menanjak dan tinggi bisa mencapai tujuh meter. Peninggalan ini dapat ditemukan di sepanjang pantai timur Sumatera antara Langsa di Aceh hingga Medan.

2. Kapak Genggam

Peninggalan ini ditemukan oleh Van Stein Callenfels di sepanjang pantai timur Sumatera. Kapak genggam dikenal dengan sebutan kapak tangan atau probble maupun kapak sumatera.

Alat ini dibuat dari kerikil yang berasal dari batu pecah dan bagian luarnya dibiarkan kasar. Di bagian dalamnya mempunyai sifat yang berbeda dengan bagian luar sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya.

3. Kapak Pendek

Sama seperti kapak genggam, kapak pendek ini juga ditemukan oleh Van Stein Callenfels. Kapak pendek juga bisa dikenal dengan sebutan hachecourt. Peninggalan ini memiliki bentuk yang lebih pendek jika dibandingkan dengan kapak sumatera.

4. Batu Pipisan

Benda peninggalan zaman batu tengah ini ditemukan di Jawa. Batu pipisan merupakan alat gerinda yang memiliki alas. Biasanya alat ini digunakan untuk menghaluskan cat merah yang keluar dari tanah. Adanya benda ini menjadi bukti bahwa manusia yang hidup di zaman mesolitikum sudah mulai melumat makanannya.

5. Lukisan

Peninggalan zaman batu tengah yang dianggap sebagai hasil budaya tertinggi mereka berupa gambar babi hutan yang sedang berlari. Sementara itu, ada juga sidik jari berwarna merah yang ditemukan di beberapa gua lainnya. Hasil budaya tersebut ditemukan di Gua Leang-Leang, Sulawesi Selatan.

Berikut contoh seni rupa pada zaman batu tengah beserta penjelasannya. Sederet informasi mengenai peninggalan zaman tersebut dapat digunakan sebagai pembelajaran khususnya dalam mempelajari bagaimana kondisi zaman batu tengah atau mesolitikum. (NTA)

Baca juga: 7 Ciri-ciri Meganthropus Paleojavanicus di Zaman Pra-Aksara