Konten dari Pengguna

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Berurutan? Simak Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bolehkah puasa Dzulhijjah tidak berurutan? Sumber: Unplash/Pedro Bariak
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bolehkah puasa Dzulhijjah tidak berurutan? Sumber: Unplash/Pedro Bariak

Pada saat ini umat muslim sudah memasuki bulan Dzulhijjah. Pada bulan tersebut, seluruh umat Islam dianjurkan untuk berpuasa, terutama pada sepuluh hari pertama sebelum Hari Raya Iduladha. Bolehkah puasa Dzulhijjah tidak berurutan?

Puasa Dzulhijjah termasuk salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan karena memiliki keutamaan yang luar biasa. Sebelum menjalankan ibadah tersebut, penting bagi seseorang untuk memahami niat, cara mengamalkan, dan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.

Bolehkah Puasa Dzulhijjah Tidak Berurutan? Inilah Jawabannya

Ilustrasi bolehkah puasa Dzulhijjah tidak berurutan? Sumber: Unplash/Juan Camilo Guarin P

Bulan Dzulhijjah merupakan bulan keduabelas pada hitungan tahun Hijriyah. Bulan ini termasuk bulan suci karena di dalamnya terdapat peristiwa-peristiwa besar, seperti peristiwa qurban, haji, dan lain sebagainya.

Pada bulan ini juga disunnahkan bagi setiap muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah saw:

"Tidak ada hari-hari yang lebih disukai Allah untuk dipakai beribadah lebih dari sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Berpuasa pada siang harinya sama dengan berpuasa selama satu tahun dan salat pada malam harinya sama nilainya dengan mengerjakan salat pada malam lailatulqadar." (HR. Tarmidzi)

Mengutip dari buku Cinta Shaum, Zaakat, dan Haji, Miftahul Achyar Kertamuda, M.Pd (2020), puasa Dzulhijjah merupakan puasa sunah yang dilakukan sebanyak 10 hari di bulan Dzulhijjah. Puasa ini dilakukan sebanyak sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah.

Di hari kesepuluh yang bertepatan dengan pelaksanaan hari raya kurban, umat muslim diminta untuk berpuasa hingga selesai melaksanakan salat hari raya. Setelahnya, mereka tidak diperbolehkan melanjutkan puasa karena hukumnya menjadi haram.

Lalu, bolehkah puasa Dzulhijjah tidak berurutan? Pada umumnya, pelaksanaan puasa Dzulhijjah hukumnya sunah, sehingga umat Islam tidak dituntut untuk mengerjakan secara sempurna sebanyak sembilan hari. Mereka dapat melaksanakannya sesuai kemampuan masing-masing.

Namun begitu, puasa Dzulhijjah sendiri akan lebih afdal jika dilakukan secara sempurna dan berurutan selama sembilan hari. Hal ini sesuai yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw.

Itulah penjelasan singkat mengenai bolehkah puasa Dzulhijjah tidak berurutan. Pelaksanaan ibadah puasa sunah Dzulhijjah akan lebih afdal apabila dilakukan secara berurutan agar dapat meraih keutamaan dari ibadah tersebut. (NTA)

Baca juga: Kapan Mulai Puasa Dzulhijjah 2025? Ini Jadwalnya