Bolehkah Puasa Qadha di Bulan Dzulhijjah? Ini Penjelasan beserta Hukumnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Bulan Dzulhijjah menjadi bulan mulai selain bulan Dzulqa’dah, Muharram, dan Rajab. Dengan adanya hal tersebut, menjadikan muncul pertanyaan mengenai bolehkah puasa qadha di bulan Dzulhijjah?
Pada bulan Dzulhijjah, umat Islam disunahkan untuk melakukan puasa di sembilan hari pertama. Hal tersebut menjadi dilema tersendiri, terutama bagi yang hendak membayar utang puasa Ramadan. Kondisi ini masih sering ditanyakan apalagi puasa bulan Dzulhijjah sangat dianjurkan.
Bolehkah Puasa Qadha di Bulan Dzulhijjah? Puasa Qada Diperbolehkan di Bulan Dzulhijjah
Dikutip dari buku Pend. Agama Islam utk PT, Beni Kurniawan, (hal 45), puasa merupakan menahan diri dari segala sesuatu, seperti: menahan makan, minum, nafsu, menahan berbicara yang tidak bermanfaat. Selain itu, puasa juga diartikan sebagai bentuk menahan diri dari sesuatu yang membatalkannya, satu hari lamanya, mulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat dan beberapa syarat.
Puasa menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Puasa tidak hanya sekedar anjuran dari agama, tetapi puasa juga menjadi salah satu menjaga kesehatan. Hal ini menjadikan banyak jenis puasa yang dianjurkan salah satunya puasa di sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah.
Dengan dianjurkannya melaksanakan puasa sunah sembilan hari pertama di bulan Dzulhijjah menjadikan muncul pertanyaan baru. Pertanyaan tersebut terkait dengan bolehkah puasa qadha di bulan Dzulhijjah? Pada dasarnya, melakukan qada puasa Ramadan dapat dilakukan kapan saja asalkan sebelum memasuki Ramadan tahun berikutnya.
Bagi umat Islam yang masih memiliki hutang puasa Ramadan, alangkah baiknya mengqada utang puasanya terlebih dahulu dan setelah itu baru boleh mengamalkan puasa sunah di bulan Dzulhijjah. Hal tersebut dilakukan agar umat Islam mendapatkan keutamaannya dari kedua puasa tersebut.
Hal tersebut menjadikan umat Islam dapat membayar hutang puasa di bulan Dzulhijjah. Namun, ketika akan melaksanakan qada puasa Ramadan di bulan Dzulhijjah mengharuskan melafalkan niatnya terlebih dahulu. Berikut ini niat puasa qada Ramadan di bulan Dzulhijjah.
وَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Aku berniat untuk mengqada puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah Swt."
Demikian penjelasan mengenai pertanyaan bolehkah puasa qadha di bulan Dzulhijjah. Melakukan puasa qadha Ramadan di bulan Dzulhijjah diperbolehkan karena tidak ada larangan dilaksanakan pada bulan tertentu. (RFL)
Baca juga: 5 Keutamaan Puasa Ramadhan yang Diiringi Puasa Syawal
