Konten dari Pengguna

Cara dan Teknik Bermain Rekorder

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik bermain rekorder. Sumber foto: Unsplash/John Matychuk
zoom-in-whitePerbesar
Teknik bermain rekorder. Sumber foto: Unsplash/John Matychuk

Cara dan teknik bermain rekorder sangat mengedepankan teknik dan latihan penjarian. Rekorder adalah alat musik yang digolongkan sebagai alat musik melodis dan sumber bunyinya berasal dari tekanan udara.

Alat musik rekorder memiliki suara amat merdu. Bentuknya yang mungil akan memudahkan seseorang untuk membawa alat ini ke mana saja.

Cara dan Teknik Bermain Rekorder yang Tepat

Teknik bermain rekorder. Sumber foto: Unsplash/Simple stripes

Rekorder adalah alat musik tiup yang terbuat dari plastik atau kayu dan memiliki lubang-lubang untuk menghasilkan berbagai nada. Alat musik ini relatif mudah untuk dipelajari.

Alat ini membuatnya cocok untuk pemula atau orang yang ingin memperkenalkan diri pada musik. Dikutip dari buku Kreatif Tematik, Sunarto dkk (2014: 31), berikut cara dan teknik bermain rekorder.

1. Badan Tegak

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam bermain rekoreder adalah badan harus dalam posisi tegak (tidak tegang) dengan dada membusung. Pastikan kedua belah siku terangkat sehingga tidak menyentuh badan.

2. Posisi Tangan Kiri

  • Gunakan tangan kiri untuk memegang badan bagian atas rekorder

  • Ibu jari menutup lubang oktaf

  • Jari telunjuk menutup lubang 1

  • Jari tengah menutup lubang 2

  • Jari manis menutup lubang 3

3. Posisi tangan kanan

  • Selanjutnya gunakan tangan kanan untuk memegang badan bagian bawah rekorder

  • Jari telunjuk menutup lubang 4

  • Jari tengah menutup lubang 5

  • Jari manis menutup lubang 6

  • Jari kelingking menutup lubang 7

4. Posisi mulut

Sumber tiupan diletakkan di atas bibir bagian bawah, bibir bagian atas menyentuh sumber tiupan. Jangan memasukkan bagian kepala rekorder (sumber tiupan) terlalu dalam ke mulut sehingga menyentuh gigi (jangan digigit).

5. Memainkan nada rendah dan tinggi

Untuk menghasilkan nada tinggi, lubang oktaf yang ditutup dengan Ibu Jari dibuka ½ hingga ¾.

6. Atur pernafasan

Teknik pernapasan dan tiupan bernafas yang baik sama saat seperti sedang bernyanyi, yaitu menggunakan pernapasan diafragma. Tiupan harus rata jangan terlalu kuat meniup sehingga memekakkan telinga. Biasanya nada do adalah yang paling susah dibunyikan.

Baca juga: 4 Gerak Ayunan dalam Senam Irama yang Perlu Diketahui

Itulah cara dan teknik bermain rekorder. Dengan kesabaran dan latihan yang konsisten, seseorang dapat mengembangkan keterampilan bermain rekorder dengan baik dalam seni musik. (Msr)