Konten dari Pengguna

Cara Melakukan Gaya Menggantung dalam Lompat Jauh

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gaya menggantung dalam lompat jauh. Sumber foto: Pixabay/e_stamm
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gaya menggantung dalam lompat jauh. Sumber foto: Pixabay/e_stamm

Gaya menggantung dalam lompat jauh merupakan salah satu teknik lompatan yang perlu dikuasai. Teknik menggantung berguna untuk mengatur keseimbangan badan sewaktu melayang di udara.

Gaya menggantung dapat disebut juga dengan schnepper atau hang style. Adapun atlet harus memiliki kekuatan, kecepatan, dan kecepatan yang baik agar dapat melakukan gerakan ini dengan maksimal.

Cara Melakukan Gaya Menggantung dalam Lompat Jauh yang Benar

Ilustrasi gaya menggantung dalam lompat jauh. Sumber foto: Pixabay/geralt

Berdasarkan buku Implementasi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas, Irwansyah, (hal.42), lompat jauh gaya menggantung merupakan cabang olahraga atletik. Tujuannya yaitu untuk melompat sejauh mungkin sesuai dengan aturan dan menggunakan teknik-teknik yang benar.

Disebut gaya menggantung, lantaran gerak tubuh di udara menyerupai orang yang sedang melenting ke belakang. Dalam hal ini, beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pelompat, di antaranya pengambilan awalan, menentukan kaki tolak, dan jarak lambungan.

Untuk lebih jelasnya, cara melakukan gaya menggantung dalam lompat jauh dan penjelasannya adalah sebagai berikut.

1. Awalan

Awalan dilakukan untuk memperoleh kecepatan lari setinggi-tingginya sebelum melakukan tolakan. Jarak awalan lari berbeda-beda dan dapat disesuaikan oleh pelompat.

Bagi pemula, jarak awalan yang dapat ditempuh bekisar 15-20 meter. Namun, untuk atlet profesional perlu menetapkan kecepatan optimal, sehingga jarak awalan lari yaitu antara 30-40 meter.

2. Tumpuan

Tumpuan atau tolakan adalah langkah perpindahan antara lari, awalan, dan melayang yang dilakukan dengan cepat. Urutan dalam tolakan yang tepat, meliputi:

  • Gunakan salah satu kaki yang terkuat dan dominan.

  • Hasil lompatan dipengaruhi oleh ketepatan tumpuan pada balok tumpu dan tenaga tolakan.

  • Badan agak condong ke depan pada saat menumpu.

  • Titik berat badan harus terletak agak ke depan.

  • Gerak ayunan mengarah ke depan atas.

  • Sudut tolakan yaitu 45°.

3. Melayang

Pada lompat jauh gaya menggantung, atlet seakan-akan melayang dengan kondisi lengan terangkat ke atas. Sementara kaki sedikit menekuk ke depan.

4. Mendarat

Untuk melakukan pendaratan, posisikan kedua kaki ke depan lurus dengan mengangkat paha, badan dan kedua tangan juga mengarah ke depan. Lalu, saat mendarat kedua tumit terlebih dahulu dan mengeper.

Kondisi kedua lutut ditekuk, supaya tidak jauh ke belakang arahkan berat badan ke depan, kepala ditundukkan, dan kedua tangan ke depan.

Demikian cara melakukan gaya menggantung dalam lompat jauh gaya yang tepat. Dengan latihan secara konsisten dan penguasaan teknik yang baik, hasil lompatan yang diperoleh akan maksimal. Semoga membantu. (Riyana).

Baca Juga: Mengenal Sikap Akhir Lempar Cakram dalam Olahraga Atletik