Konten dari Pengguna

Cara Melakukan Roll Belakang yang Benar agar Tidak Cedera

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara melakukan roll belakang. Sumber: unsplash.com/ Jonathan Borba
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara melakukan roll belakang. Sumber: unsplash.com/ Jonathan Borba

Gerakan olahraga beragam bentuknya. Dalam cabang senam lantai dikenal gerakan roll belakang yang merupakan gerakan menggelinding ke belakang. Cara melakukan roll belakang patut diperhatikan agar gerakan bisa dilakukan dengan benar.

Tujuan gerakan roll belakang harus benar dan tepat adalah untuk menghindari risiko cedera. Untuk memahami bagaimana gerakan yang benar, perlu adanya panduan dalam melakukan gerakan roll belakang.

Cara Melakukan Roll Belakang dengan Benar untuk Meminimalisir Cedera

Ilustrasi cara melakukan roll belakang. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Mengutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan, Drs. Muhajir, M.Ed, (2007:58), cara melakukan roll belakang yaitu dengan menggulingkan badan ke belakang dengan posisi badan tetap harus membulat, yaitu kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, dan kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada.

Roll belakang disebut juga dengan guling belakang. Langkah-langkah yang perlu dilakukan saat melakukan gerakan guling belakang adalah sebagai berikut.

  1. Sikap awal wajib dalam posisi jongkok

  2. Posisi kedua tangan di depan dan kaki sedikit dirapatkan

  3. Tundukkan kepala dan tolakkan kaki ke belakang

  4. Ketika bagian panggul dan pantat menyentuh matras, segera lipat kedua tangan di samping telinga

  5. Hadapkan telapak tangan ke atas untuk melakukan gerakan tolakan

  6. Ayunkan kaki dengan cepat ke arah belakang melewati kepala

  7. Bantu badan mengguling ke belakang dengan kedua tangan yang ditolakkan dengan kuat

  8. Lipat kedua kaki sampai ujung kaki agar bisa mendarat di atas matras dengan posisi jongkok.

Jika badan bisa menggelinding ke belakang dengan arah yang lurus dan tidak berbelok, berarti gerakan sudah benar. Namun bila badan tiba-tiba bergerak miring, maka ada gerakan yang masih salah.

Baca juga: 7 Jenis-jenis Olahraga dan Manfaatnya bagi Tubuh

Kesalahan bisa terletak pada posisi tangan dan kekuatan kaki yang kurang besar saat menolakkan kaki ke tanah. Jika ingin badan berhasil mengguling ke belakang maka kaki wajib ditolakkan ke tanah dengan kuat.

Tangan juga menjadi hal yang patut diperhatikan saat melakukan gerakan gelinding ke belakang agar menekuknya benar.

Cara melakukan roll belakang tersebut dapat dipraktikkan agar terhindar dari cedera tulang belakang. Jika mengikuti panduan dengan benar, gerakan roll belakang akan mulus tanpa gangguan. (IMA)