Konten dari Pengguna

Cara Melukis dengan Teknik Semprot

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi cara melukis dengan teknik semprot. Sumber: Pixabay/ 165106
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi cara melukis dengan teknik semprot. Sumber: Pixabay/ 165106

Lukisan tercipta dari berbagai cara, seperti menggurat, menoreh, mengecat dengan kuas atau dengan menyemprotkan cat warna warni di atas kanvas atau media lukis lainnya. Lukisan yang dihasilkan memiliki keistimewaan masing-masing.

Seperti dikutip dari Majalah GANESHA Majalah Pendidikan SMK Nasional Malang, Yoyok Rahayu Basuki, S.Pd (2018: 26) cara melukis dengan teknik semprot disebut juga dengan teknik spray. Bahan dasar yang digunakan berupa bahan cair yang diaplikasikan dengan sprayer.

Cara Melukis dengan Teknik Semprot

Ilustrasi cara melukis dengan teknik semprot. Sumber foto: pexels

Cara melukis dengan teknik semprot atau spray disebut-sebut sebagai teknik melukis yang revolusioner. Meskipun sama-sama menampilkan karya seni dua dimensi, namun teknik spray memberi kesan efek warna yang kaya atau beragam.

Teknik melukis spray dilakukan dengan cara menyemprotkan cat air pada media yang digunakan. Dalam melakukan teknik spray ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan fokus pada objeknya.

Melukis dengan teknik spray akan menghasilkan sebuah karya seni yang lebih halus dan hidup. Untuk contoh lebih konkrit, teknik ini digunakan untuk membuat reklame visual.

5 Teknik Melukis

Ilustrasi teknik melukis. Sumber foto: pexels

Selain teknik spray yang populer di kalangan seniman, berikut ini ada lima teknik lainnya yang bisa digunakan dalam seni lukis.

1. Pencil Drawing

Melukis dengan pensil bisa dikatakan teknik yang paling sederhana diantara sekian teknik melukis yang ada. Pensil yang digunakan dalam teknik melukis ini bisa dari berbagai jenis pensil, seperti pensil warna atau pensil graft.

Keunggulan teknik melukis ini adalah menggambaran detil yang lebih halus dan hasil warna berbeda dari tekanan pensil yang berbeda. Teknik melukis ini lazin digunakan untuk menggambar atau membuat ilustrasi

2. Watercolor Painting

Cara melukis Watercolor painting berbeda dengan cara melukis dengan teknik semprot. Watercolor atau cat air memerlukan cat transparan yang larut dalam air. Cara melukisnya dengan menggunakan kuas yang diaplikasikan pada kertas.

Kesulitan cara melukis watercolor terdapat pada mengendalikan air dan cat supaya menciptakan efek warna bergradasi. Ini membutuhkan keahlian menggabungkan polesan cat menjadi lapisan-lapisan dalam warna yang berbeda

3. Pastel Painting

Melukis dengan bahan stik pastel dengan media lukis berupa kertas atau kanvas. Tekstur pastel yang cenderung lebih lembut tetapm bisa menghasilkan goresan yang keras. Seniman biasa menggabungkan atau juga mengaburkan warna-warna pastel di permukaan media lukis.

4. Oil Painting

Oil Painting atau melukis dengan cat minyak dengan cara pencampuran cat minyak dengan medium minyak. Tujuan teknim ini adalah untuk membuat goresan menjadi tahan lama. Media lukis yang biasa dipakai untuk tekni ini adalah kanvas.

5. Acrylic Painting

Perbedaan dengan teknik sebelum-sebelumnya adalah, teknik cat akrilik menggunakan cat berbasis air yang cepat kering. Media yang digunakan lebih beragam, yakni kanvas, kayu, dan kertas, atau kaca.

Baca juga : Ciri-ciri Teknik Spray dalam Seni Lukis

Jika dibandingkan dengan beberapa teknik melukis lainnya, cara melukis dengan teknik semprot memeliki beberapa kelebihan. Dengan teknik spray, seniman bisa lebih bebas mengekspresikan karya seni mulai dari gaya absrak, realis hingga impresionis. (STA)