Konten dari Pengguna

Cara Menanam Singkong di Musim Kemarau Agar Tumbuh Subur

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menanam singkong di musim kemarau. Sumber foto: Pexels/Kindel Media
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam singkong di musim kemarau. Sumber foto: Pexels/Kindel Media

Singkong adalah tanaman umbi-umbian yang menjadi makanan pokok di berbagai negara di dunia. Cara menanam singkong di musim kemarau sedikit berbeda dengan musim hujan. Diawali dengan persiapan lahan yang akan digunakan, pemilihan bibit, penamaman hingga perawatan.

Daftar isi

Cara Menanam Singkong di Musim Kemarau

Dikutip dari buku Dasar Dasar Gizi Kuliner, C Soejoetu (hal.55), singkong merupakan jenis umbi yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Bahkan di daerah pedesaan, singkong menjadi makanan pokok yang dikonsumsi tiap hari oleh masyarakat desa.

Singkong membutuhkan lahan yang cukup agar bisa tumbuh maksimal. Selain itu, tekstur tanah pun turut memengaruhi pertumbuhannya. Oleh karena itu, penting memilih tekstur tanah gembur. Umumnya singkong ditanam saat musim hujan, tapi bisa juga ditanam di musim kemarau.

Apabila menanam dimusim panas, berikut cara menanam singkong di musim kemarau yang penting diperhatikan agar tumbuh subur.

  • Persiapan lahan: bersihkan lahan sebelum dilakukan pembajakan. Lahan disemprot dengan herbisida yang bersifat kontak supaya tidak mengganggu akar dan pertumbuhan tanaman.

  • Pemilihan bibit: untuk bibit umbi ini bisa diperoleh dari tanaman muda yang mulai tumbuh di tanaman induknya. Bibit singkong dipotong dengan model seperti tombak di bagian bawah, ukurannya 3-5 cm.

  • Penanaman bibit: untuk penanaman di musim kemarau, pastikan cukup dalam, mengingat cuaca yang panas sehingga tanaman akan mencari air dan nutrisi ke kedalaman tanah. Jarak tanam singkong yang ideal yakni 60 cm x 80 cm.

Bagaimana Cara Memilih Batang Singkong yang Bisa Tahan Kekeringan?

Cara memilih batang singkong sangat berpengaruh terhadap hasilnya. Untuk mendapatkan hasil yang empuk dan berkualitas baik, berikut caranya:

  • Batangnya lurus

  • Warnanya hijau segar

  • Memiliki diameter 2-3 cm.

  • Sebaiknya memilih bibit dari tanaman singkong yang berusia 10-12 bulan.

Cara Perawatan Tanaman Singkong

Menanam singkong di musim kemarau, membutuhkan perawatan yang ekstra dibandingkan saat musim hujan. Berikut cara perawatan yang bisa dipraktikkan.

  • Pemupukan: pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk kandang. Cara pemupukan singkong akan lebih banyak daripada musim hujan.

  • Membersihkan hama dan gulma: pembersihan gulma sangat penting. Gulma bisa bersaing dengan tanaman singkong untuk sumber daya air dan nutrisi. Selain itu, penting juga membasmi hama serangga yang umum muncul di tanaman singkong.

  • Irigasi tepat: di musim kemarau, tanaman membutuhkan air yang cukup. Pastikan menyiram setiap hari tapi hindari air tergenang, karena singkong tidak menyukai kondisi tanah terlalu basah.

Kesimpulan

  • Tanaman singkong memang lebih baik ditanam saat musim hujan, tapi apabila ingin menanam di musim kemarau pun bisa.

  • Cara menanam singkong di musim kemarau sedikit berbeda di penanaman bibit. Jadi, bibit harus ditanam agak dalam agar bisa menyerap air dan nutrisi.

  • Agar singkong bisa tumbuh subur di musim kemarau, harus memilih bibit yang berkualitas dan melakukan perawatan rutin. (RAN)

Baca juga: 7 Cara Memilih Singkong yang Empuk dan Berkualitas sebagai Olahan Lezat