Cara Menentukan Rasio Satuan dalam Matematika

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara menentukan rasio satuan dalam Matematika? Rasio satuan adalah salah satu materi pada pelajaran Matematika. Rasio dan perbandingan menggunakan konsep yang sama. Sama seperti materi Matematika lain, materi ini juga sangat penting untuk dipelajari.
Matematika kerap dianggap sebagai pelajaran yang sulit karena banyak menggunakan angka dan rumus. Padahal, jika mau belajar, semua orang akan bisa menguasai pelajaran ini.
Bagaimana Cara Menentukan Rasio Satuan?
Dikutip dari Matematika Universitas, Edisi Ketiga, Ayres dan Schmidt (2003:18), rasio dari dua kuantitas adalah hasil baginya. Persamaan dari dua rasio, misalnya seperti a/b = c/d disebut sebagai proporsi.
Seperti yang sudah disebutkan, pada dasarnya konsep dari rasio dan perbandingan itu sama, yaitu digunakan untuk membandingkan dua nilai atau lebih. Misalnya dalam sekeranjang buah terdapat empat buah jeruk dan empat buah apel atau 4:4 atau 4/4.
Bagaimana cara menentukan rasio satuan? Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan.
Pertama, buatlah model permasalahan dari masalah perbandingan yang didapatkan.
Dari model permasalahan tersebut, tentukan jenis perbandingannya agar rumus yang digunakan sesuai dengan permasalahan yang ada.
Terakhir, susunlah informasi yang diperoleh dari model permasalahan yang sudah dibuat dan masukkan ke rumus perbandingan.
Rumus Rasio Matematika
Setelah memahami bagaimana cara menentukan rasio satuan, pelajari rumus-rumus yang digunakan dalam materi ini. Terdapat beberapa rumus rasio Matematika sebagai berikut.
1. Rumus Perbandingan Senilai
Konsep perbandingan senilai akan terjadi apabila nilai pada suatu besaran naik, jadi nilai besaran yang lain ikut naik juga. Hal sebaliknya juga berlaku, apabila nilai besaran turun, besaran yang lain akan turun juga. Berikut adalah rumus perbandingan senilai.
a¹/b¹ = a²/b²
atau
a² x b¹ = a¹ x b²
2. Rumus Perbandingan Berbalik Nilai
Rumus berikutnya adalah rumus perbandingan berbalik nilai. Misalnya ketika pergi ke sekolah biasanya bisa ditempuh dengan kecepatan rata-rata sepeda motor 60 km/jam selama 30 menit.
Karena kondisi jalan sedang macet, kecepatan rata-rata sepeda motor hanya 30 km/jam saja dan membutuhkan waktu sekitar sejam untuk sampai di sekolah. Dari contoh itu, ada kondisi yang berbalik yaitu semakin tinggi kecepatan kendaraan maka waktu tempuh menjadi semakin sedikit juga. Berikut adalah rumus perbandingan berbalik nilai.
a¹/b² = a²/b¹
atau
a¹ x b¹ = a² x b²
Baca juga: Memahami Rumus Luas Persegi Panjang dan Contoh Soalnya
Bagaimana cara menentukan rasio satuan? Pelajari materi yang telah diberikan agar semakin menguasai pelajaran Matematika. (KRIS)
