Konten dari Pengguna

Cara Menggunakan Pipet Ukur di Laboratorium beserta Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menggunakan pipet ukur. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menggunakan pipet ukur. Foto: Pixabay.

Pipet ukur merupakan salah satu alat penting yang harus ada dalam laboratorium. Pipet ukur ini biasanya digunakan untuk mengambil larutan pekat pada cairan yang ada di dalam laboratorium. Cara menggunakan pipet ukur pun cukup mudah.

Umumnya, pipet ukur berbentuk silinder dan memanjang. Pipet ini terbuat dari bahan kaca atau plasik dengan ukuran yang beragam, yaitu ukuran 1 mL, 2 mL, 5 mL, 10 mL, dan seterusnya.

Cara Menggunakan Pipet Ukur

Ilustrasi cara menggunakan pipet ukur. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Teknik Pengelolaan Laboratorium, R. Susanti., ‎Lina Herlina, ‎Fitri Arum Sasi (2021:139), pipet ukur bisa mengukur volume pada cairan di dalam laboratorium. Hal ini yang membuatnya sangat berguna karena selain fungsional, cara menggunakan pipet ukur pun terbilang mudah.

Berikut cara menggunakan pipet ukur di laboratorium yang harus dipahami dan dipelajari oleh siswa.

  1. Pastikan pipet ukur dalam keadaan bersih. Pipet ukur bisa dibersihkan dengan cara memberi air atau larutan pembersih lalu membilasnya dengan air bersih. Setelah itu, keringkan pipet ukur menggunakan kertas saring atau tisu.

  2. Pilih pipet ukur sesuai dengan volume larutan yang akan diukur.

  3. Jika sudah memiliki ukuran, selanjutnya yaitu pasang alat hisap seperti pompa atau pipet filler sesuai ukuran pipet di ujungnya.

  4. Selanjutnya, masukan ujung pipet ke dalam larutan yang akan diukur. Jika sudah, tekan alat hisap hingga larutan mencapai garis ukur yang ada di dalamnya.

  5. Setelah larutan masuk ke dalam pipet, langkah selanjutnya yaitu mengangkat pipet secara perlahan. Pastikan volume larutan sudah sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

  6. Kemudian, tuangkan larutan yang ada di dalam pipet ke wadah yang sudah disediakan.

  7. Langkah terakhir yaitu bersihkan pipet ukur, dan taruh pipet pada tempatnya.

Fungsi Pipet Ukur

Ilustrasi cara menggunakan pipet ukur. Foto: Pixabay.

Pipet ukur mempunyai fungsi berupa alat yang digunakan untuk mengambil atau memindahkan benda cair berupa larutan dari suatu wadah ke wadah lainnya.

Tentu dalam penggunaannya pipet ukur ini harus dibantu dengan filler atau ball pipet untuk mengambil cairan sesuai dengan yang diinginkan.

Baca Juga: Cara Menggunakan Pipet Volumetrik yang Benar untuk Praktikum

Demikian informasi mengenai cara menggunakan pipet ukur di laboratorium beserta fungsinya yang mudah dipahami. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba.

(LFP)