Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Harga Jual Barang Dagang untuk Mendapatkan Keuntungan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung harga jual. Sumber: unsplash.com/ Mediamodifier
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung harga jual. Sumber: unsplash.com/ Mediamodifier

Dalam berbisnis, perlu perhitungan yang tepat dalam menentukan harga jual agar laba bisa diperoleh tanpa memasang harga terlalu tinggi. Adapun cara menghitung harga jual harus terlebih dahulu mengetahui harga produksinya.

Nantinya harga produksi akan ditambah beberapa persen untuk menemukan harga jual yang sesuai. Sehingga penjual dapat memperoleh keuntungan dari produk yang dijual.

Cara Menghitung Harga Jual Produk

Ilustrasi cara menghitung harga jual. Sumber: unsplash.com/ Katie Harp

Menghitung harga jual produk sangat mudah. Setelah semua biaya produksi dihitung, maka ditambahkan nilai sekian persen laba yang diinginkan dan ditemukanlah harga jual.

Akan diberikan contoh perhitungan dalam beragam kasus penjualan mulai dari yang sederhana hingga agak rumit untuk dijadikan bahan acuan untuk menghitung harga jual produk. Berikut ini cara menghitung harga jual yang bisa dipelajari.

Contoh Kasus 1

Dikutip dari buku Sukses Wirausaha Kue Kering karya Budi Sutomo (hal. 32–33), cara menghitung harga yang tepat untuk berjualan kue kering dapat dilihat di bawah ini.

Diperlukan biaya Rp44.000 untuk produksi 1.600 g kue kering. Jika per kaleng beratnya 400 g, maka akan dihasilkan 4 kaleng maka biaya produksi kue setiap kaleng adalah Rp11.000.

Apabila penjual ingin memperoleh keuntungan sebesar 30%, maka perhitungannya:

  • Biaya produksi per kaleng × 30% = Rp11.000 × 30% = Rp3.300.

Sehingga harga jualnya adalah harga produksi ditambah jumlah keuntungan:

  • Rp11.000 + Rp3.300 = Rp14.300

Apabila kue kering sebanyak 4 kaleng tersebut semuanya laku terjual, maka keuntungan keseluruhan adalah Rp13.200 yang diperoleh dari hasil kali Rp3.300 dikali 4.

Contoh Kasus 2

Valdo membuat risol mayo untuk dijual di sekolahnya. Dalam satu hari, dia bisa membawa 100 buah risol untuk dijuap kepada teman-temannya. Biaya produksi risol Valdo secara keseluruhan adalah sebesar Rp50.000.

Dia ingin mendapatkan keuntungan 50% dari harga produksinya. Jadi berapa harga jual yang tepat untuk satu buah risol?

Pembahasan:

  • Biaya produksi= Rp50.000

  • Jumlah risol= 100 buah

  • Keuntungan yang diharapkan= 50%

  • Maka harga produksi 1 risol adalah Rp50.000 ÷ 100= Rp500.

  • Jika ingin keuntungan 50%, maka 50% × Rp500= Rp250.

  • Maka harga jual 1 buah risol adalah Rp500 + Rp250= Rp750.

Baca juga: Pengertian Laporan Laba Rugi dan Cara Membuatnya

Demikianlah cara menghitung harga jual agar penjual tetap mendapatkan keuntungan dari produk yang dijual. (IMA)