Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan beserta Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Microsoft
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Microsoft

Para pebisnis perlu mengetahui cara menghitung harga pokok penjualan beserta pengertiannya. HPP adalah total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi atau memperoleh barang atau jasa yang dijual dalam periode tertentu.

DIkutip dari buku Dasar Akuntansi, Nur Ika dkk (2019), HHP diartikan sebagai jumlah pengeluaran dan beban yang dikeluarkan secara langsung atau tidak. Tujuannya untuk menghasilkan barang atau jasa dalam lokasi dan kondisi dapat dijual atau digunakan.

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Microsoft

Harga pokok penjualan (HPP) adalah jumlah pengeluaran dan beban yang dikeluarkan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses menghasilkan produk atau jasa. Harga pokok penjualan juga dapat digunakan dalam menentukan harga jual produk.

Hal tersebut berdasarkan keseluruhan total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkkan suatu barang atau jasa. Jika suatu perusahaan tidak melakukan perhitungan HPP, maka akan kesulitan mengetahui kinerja perusahaan dan berpotensi mengalami kerugian.

Maka dari itu, HPP merupakan satu di antara komponen penting diketahui pelaku usaha. Berikut cara menghitung harga pokok penjualan yang perlu diketahui para pebisnis.

1. Hitung Nilai Penjualan Bersih

Penjualan bersih adalah hasil penjualan atau penerimaan perusahaan setelah dikurangi potongan dan retur penjualan. Berikut cara hitungnya.

Penjualan Bersih = Total nilai penjualan – Retur penjualan

2. Hitung Nilai Pembelian Bersih

Pembelian bersih adalah keseluruhan pembelian barang dagang yang dilakukan perusahaan untuk pembelian barang yang dilakukan secara tunai atau kredit. Unsurnya terdiri dari pembelian kotor, pengurangan harga, retur pembelian, potongan pembelian. Berikut cara hitungnya.

Pembelian Bersih = ( Pembelian + Ongkos angkut pembelian) – (Retur pembelian + Potongan pembelian)

3. Hitung Persediaan Barang

Persediaan awal barang dagang adalah persediaan yang tersedia di awal periode akuntansi perusahaan. Pelaku usaha bisa cek saldo persediaan awal barang di neraca saldo periode berjalan atau di awal perusahaan pada tahun sebelumnya.

Persediaan akhir barang dagang merupakan persediaan barang yang ada di akhir periode akuntansi perusahaan atau pada akhir tahun buku berjalan. Berikut caranya menghitung persediaan barang.

Persediaan Barang = Persediaan awal – Persediaan akhir

4. Harga Pokok Penjualan (HPP)

HPP = Pembelian bersih + Persediaan awal – Persediaan akhir

Baca juga: 4 Contoh Variabel Cost beserta Pengertiannya dalam Bisnis

Demikianlah cara menghitung harga pokok penjualan beserta pengertiannya yang perlu diketahui para pelaku bisnis. (Msr)